alexametrics

KPU Jatim Tetapkan DPS, Pimilih Perempuan Masih Mendominasi

18 Maret 2018, 21:41:24 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur secara resmi melakukan pemutakhiran sekaligus menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 sebesar 30.385.986 pemilih.

Angka tersebut dihasilkan dari proses rekapitulasi berjenjang mulai dari  tingkat kelurahan/desa, Kecamatan dan Kabupaten/Kota se Jawa Timur yang dilakukan sejak tanggal 5 – 16 Maret 2018.

Dengan demikian, KPU Jatim akan melakukan pengumuman DPS tersebut secara serentak hingga level desa pada tanggal 24 Maret hingga 2 April mendatang. Tujuannya, agas masyarakat bisa melakukan koreksi sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada tanggal 20/21 April mendatang.

“Kami akan segera melakukan pengumuma DPD di Kelurahan/Desa maupun di Balai RW / RT di Seluruh Provinsi Jawa Timur Agar nanti mendapatkan tanggapan dan masukan dari masyarakat atau stage holder lainnya sebelum kemudian akan ditetapkan menjadi DPT,” kata Koordinator Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu, (18/3).

Dijelaskan Anam, dari total jumlah DPS yang telah ditetapkan, pemilih perempuan masih mendominasi. Yakni mencapai 15.425.469 pemilih. Sementara pemilih laki-laki hanya berjumlah 14.960.517 pemilih.

Sementara berdasarkan wilayah, Kota Surabaya memiliki jumlah DPS terbanyak. Yakni sebesar 2.009.072 pemilih, menyusul Kabupaten Malang dengan jumlah pemilih 1.973.917, lalu Kabupaten Jember sebanyak 1.817.492, diikuti Kabupaten Sidoarjo berjumlah 1.357.216 dan kabupaten Banyuwangi sebesar 1.267.420.

Sementara jumlah DPS paling rendah ada di Kota Mojokerto yang hanya memiliki 97.363 pemilih. kota Blitar 649 pemilih, kota Madiun 141.644 pemilih, kota Pasuruan 41.784 pemilih dan kota Batu jumlah pemilih 149.203 pemih. “Semuanya masih bisa berubah sebelum diputuskan menjadi DPT,” pungkas Anam.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
KPU Jatim Tetapkan DPS, Pimilih Perempuan Masih Mendominasi