JawaPos Radar

Sekilas Tentang Partai Garuda, yang Siap Tidur Bersama Rakyat

18/02/2018, 06:16 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Sekilas Tentang Partai Garuda, yang Siap Tidur Bersama Rakyat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Geruda) lolos sebagai peserta Pemilu 2019. (RMOL/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Sekretaris Jenderal Partai Garuda, Abdullah Mansyuri mengatakan lolosnya partai ini adalah kado terindah buat DPC dan DPF di seluruh kabupaten/kota. Sebab, kerja keras mereka selama ini berbuah manis.

"Walaupun sulit tapi alhamdulillah kami dinyatakan memenuhi syarat jadi peserta pemilu," ujar Mansyuri dalam penetapan partai peserta pemilu oleh KPU di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Sabtu (17/2).

Mansyuri mengaku pihaknya akan semaksimal mungkin bekerja keras dalam merebut hati masyarakat. Hal itu dilakukan upaya partai baru ini bisa dipilih masyarakat di Pemilu 2019 nanti.

"Kerja keras turun ke bawah, melihat secara langsung kalau perlu tidur bersama rakyat untuk mengambil hati masyarakat," katanya.

Masyarakat juga, harap Mansyuri, bisa menerima Partai Garuda. Lebih dari itu memberikan kesempatan kepada caleg-caleg yang mendaftar untuk bisa menjadi anggota dewan.

"Mohon masyarakat bisa menerima kami dan memberikan kesempatan untuk dekat dengat rakyat?" ungkapnya.

Partai Garuda diketahui berdiri pada 16 April 2015. Kantornya beralamat Jalan Kwitang Raya, Jakarta. Partai berlogo burung Garuda itu diketahui dipimpin oleh Ahmad Ridha Sabana, dengan Sekretaris Jenderal Abdullah Masyuri.

Di tahun 2015 itu juga Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly mendapatkan ketetapan hukum dan resmi menjadi partai politik.

Partai Garuda dibentuk sebagai salah satu partai politik yang mengakomodasi anak muda, dengan memberikan wadah kepada para pemuda Indonesia yang memiliki minat untuk berpolitik.

Partai ini diketahui diketuai oleh Ahad Ridha Sabana yang juga seorang Direktur PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Sementara sang sekretaris jenderal Abdullah Masyuri merupakan Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up