JawaPos Radar

Berkenalan Dengan Parpol Baru Peserta Pemilu

Partai Perindo, Tak Sekadar Ingin Ikut Pemilu, Tapi Ingin Menang

18/02/2018, 00:51 WIB | Editor: Ilham Safutra
Partai Perindo, Tak Sekadar Ingin Ikut Pemilu, Tapi Ingin Menang
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Sofyahnsyah/Radar Bogor/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Pemilu 2019 dipastikan akan diwarnai dengan kehadiran empat partai politik (parpol) baru. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang diketuai oleh si raja media, Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoesoedibjo selama ini dikenal sebagai CEO MNC Group. Kiprahnya di politik tidak hanya dikenal saat menghadapi Pemilu 2019. Pada pemilu 2014, pengusaha kelahiran Surabaya, Jawa Timur itu sudah mencemplungkan diri ke politik. Bahkan pada 2014 dia berusaha untuk maju sebagai calon wakil presiden dengan menggandeng Wiranto sebagai calon presidennya.

Akan tetapi pada 2014, Partai Hanura yang dipimpin Wiranto batal mengikuti konstestasi Pilpres 2014. Kala itu Pilpres hanya diikuti oleh dua pasangan calon yakni, Joko Widodo - Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.

Partai Perindo, Tak Sekadar Ingin Ikut Pemilu, Tapi Ingin Menang
Infografis Parpol Peserta Pemilu 2019 (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Kini di Pemilu 2019, Hary Tanoe tidak lagi sebagai "penumpang" di parpol, melainkan dialah sang pemimpin di Partai Perindo. Tekadnya untuk bertarung di Pilpres 2019 pun semakin menggebu-gebu, apalagi setelah resmi dinyatakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai parpol peserta.

Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, atas keberhasilan ini pihaknya akan semaksimal mungkin berjuang di Pemilu 2019 nanti. Tujuannya tidak lain supaya kader-kader Partai Perindo bisa lolos menjadi anggota dewan. Baik di tingkat DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR.

"Kami ingin berbuat semaksimal mungkin untuk kepentingan rakyat," ujar Roriq usai penetapan partai peserta pemilu oleh KPU di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Sabtu (17/2).

Mantan politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu sangat berterima kasih‎ atas usaha kader Partai Perindo yang sudah bekerja keras dalam upaya menjadikan Partai Perindo sebagai salah satu peserta Pemilu 2019.

"Memang dari awal tahun kami mempunyai keyakinan Perindo tidak ada kendala. Karena tekad dalam mendirikan partai ini bukan untuk sekadar lolos verifikai. Tapi menjadi pemenang 2019," katanya.

Dengan lolosnya ke Pemilu 2019 ini sebuah langkah baru untuk bekerja lebih keras lagi. Karena tahap ini adalah ujian untuk bisa merebut hati masyarakat dalam memilih Partai Perindo.

"Kami akan bekerja lebih maksimal dalam proses pemenangan nanti, misalnya banyak melakukan rekruitmen caleg yang sesuai aspirasi masyarakat," pungkasnya.

Melihat dari profil saat mendafar ke KPU, Visi Partai Perindo ini yakni mewujudkan Indonesia yang berkemajuan, bersatu, adil, makmur, sejahtera, berdaulat, bermartabat dan berbudaya.

Sementara ‎misinya, mewujudkan pemerintahan yang berkeadilan, yang menjunjung tinggi nilai-nilai hukum sesuai dengan UUD 1945. Misi kedua, ‎mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme untuk Indonesia yang mandiri dan bermartabat.

Ketiga, mewujudkan Indonesia yang berdaulat, bermartabat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Keempat‎, menciptakan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kelima, menegakkan hak dan kewajiban asasi manusia dan supremasi hukum yang susuai Pancasila dan UUD 1945 untuk mewujudkan keadilan dan kepastian hukum guna melindungi kehidupan rakyat, bangsa dan negara. Dan keenam adalah mendorong tumbuhnya ekonomi nasional yang berkontribusi langsung pada kesejahteraan warga negara Indonesia.

Sementara sosok ketua umumnya, yakni Hary Tanoesoedibjo sebelumnya pernah menjadi Ketua Dewan Pakar Partai Hanura, juga pernah bergabung di Partai Nasdem.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up