alexametrics

Khofifah-Emil : Kampanye Damai Harga Mati

18 Februari 2018, 14:45:56 WIB

JawaPos.com — Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak menegaskan komitmennya untuk menggelar kampanye secara damai. Pasangan dengan tagline ‘Kerja’ itu mengatakan, kampanye damai adalah harga mati.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menyampaikan pidatonya dalam acara Deklarasi Kampanye Damai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur dan seluruh jajaran Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lapangan parkir, Giant Maspion Square, Surabaya, Minggu, (18/2).

“Saya Khofifah Indar Parawansa, Calon Gubernur Jawa Timur, kami berdua bersepakat dengan komitmen seluruh jajaran Forkopimda provinsi Jawa Timur, bahwa kampanye damai adalah harga mati,” teriak Khofifah dengan suara pekik.

Khofifah juga sempat menanyakan kepada seluruh partai pengusung, tim pemenang dan seluruh relawan terkait kesiapaanya menjaga komitmen tersebut. Dengan serentak, mereka pun menyanggupinya.

“Sekarang saya tanya kepada seluruh pengusung Khofifah-Emil, seluruh tim Kerja pemenangan Khofifah-Emil, seluruh relawan, apakah setuju kampanye damai harga mati?. “Siap,” jawabnya.

“Itu komitmen kami dan seluruh tim partai pengusung. Tim kerja pemenangan dan juga para relawan, bahawa kampanye damai harga mati,” imbuh mantan Menteri Sosial itu.

Oleh karena itu, Khofifah juga berharap agar pasangan calon nomor urut 2, Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno memiliki komitmen yang sama. Ia menginginkan pesta demokrasi lima tahunan ini bisa berjalan dengan baik.

“Kami meyakini bahwa pasangan calon Gubernur Gus Ipul – Mbak Puti dan seluruh partai pengusung insya Allah akan bersaing bahwa kampanye damai harga mati. Mari kita bangun demokrasi yang berkualitas di provinsi Jawa Timur yang kita cintai ini,” harapnya.

Sementara itu, Emil Dardak kembali menegaskan pentingnya menjunjung tinggi prinsip Bhinnika Tunggal Ika. Bupati Trenggalek non aktif itu berharap, semua pihak bisa saling menghargai adanya perbedaan pilihan di Pilgub Jatim kali ini.

“Sampai lidah ini kehabisan kata-kata, saya akan selalu setia pada satu prinsip besar yang melandasi berdirinya bangsa ini yaitu, Bhinnika Tunggal Ika. Perbedaan ini untuk kita saling merhargai dan saling jaga. Jadiakan perbedaan ini sebagai sebuah aset bangsa,” kata Emil.

Sekedar diketahuin, pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1ini maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dengan dukungan tujuh partai politik. Yakni, partai Demokrat (13 kursi), partai Golkar (11 kursi), Partai Amanat Nasional (7 Kursi), PPP (5 kursi), partai NasDem (4 kursi), partai Hanura (2 kursi), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)


Close Ads
Khofifah-Emil : Kampanye Damai Harga Mati