JawaPos Radar

Hasil Survei Vox Popili di Kalbar, Ini Paslon yang Diunggulkan

18/02/2018, 15:03 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Pilkada Serentak
Pilkada Serentak (Kokoh/jawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com -  Provinisi Kalimantan Barat akan segera menggelar pilkada serentak. Sejumlah calon yang telah ditetapkan KPU sudah mulai bersiap untuk ‘bertempur’. 

Untuk melihat kecenderungan masyarakat setempat, Vox Populi survey, kembali mengukur pilihan suara masyarakat Kalbar dalam menentukan cagub cawagub pilihanya di Kalbar. 

Pilkada Kalimantan Barat sendiri, pada tahun ini ada 3 pasang calon yang akan bertanding pada Juni 2018. Pasangan tersebut adalah Sutarmidji-Ria Norsan, dimana keduanya beretnik Melayu dan Beragama Islam. 

Kemudian Karolin Margareth Natasya - Suryadman Gidot yang berlatar belakang etnik Dayak Dan Beragama Kristen, sementara Pasangan Milton Crosby - Boyman Harun adalah pasangan yang berbeda etnik yaitu Dayak - Melayu dan Beragama Kristen - Islam. 

Direktur Eksekutif Vox Populi Survey, Basynursyah mengatakan, berdasarkan hasil survey terhadap 3 paslon Gubernur/Wakil Gubernur Kalbar yang melibatkan 2.178 reponden, hampir 46 persennya memilih paslon Milton Crosby-Boyman. 

"Pada saat ditanya dengan soal terbuka tentang pasangan kepala daerah Kalimantan Barat yang akan dipilih sebagai Gubernur dan wakil Gubenrnur, secara spontan menjawab akan pilih pasangan Milton Crosby -Boyman Harun," ujarnya, Sabtu (17/2). 

Dari jawaban tersebut kata dia, Milton Boyman dipilih sebanyak 43,3 persen responden. Disusul, Sutarmidji- Ria Norsan sebanyak 21,1 persen dan Karolin Margareth Natasya -Suryadaman Gidot 17,9 persen. Sementara yang tidak memilih sebanyak 17,7 persen. 

"Sementara yang tidak memilih sebanyak 10,7 persen," paparnya.

Dan perlu diketahui, pemilih Kalimantan Barat ini adalah tergolong pemilih yang paling mudah pindah ke lain hati, apalagi menurut pantauan Polri, BIN dan TNI, pilkada Kalimantan Barat adalah yang paling rawan Konflik. 

"Jadi pilihan kepada Milton -Boyman menjadi sebuah pilihan yang terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat yang sudah bosan dan tidak suka dengan konflik-konflik sosial," tukasnya.

 Dalam survey ini kata dia, pihaknya menggunakan metodelogi kuantitatif dengan mengunakan kuisioner dan wawancara kepada sejumlah masyarakat Kalimantan Barat yang tersebar di 2 Kota Dan 12 Kabupaten. Jumlah Masyarakat Kalimantan Barat yang ditentukan sebagai sample dalam penelitian sebanyak 2.178 yang diambil dari jumlah Daftar Pemilih Tetap Pilkada (DPTP) Kalimantan Barat. 

Survei ini mengunakan tingkat Kepercayaan 95 % Dan Margin of Error 2.2 persen, yang dimulai sejak 3 Februari sd 15 Februari 2018.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up