alexametrics

Bawaslu: Pemilih Pemula Rentan jadi Sasaran Politik Uang

17 November 2020, 16:25:05 WIB

JawaPos.com – Pada 9 Desember 2020 akan dimulai pencoblosan Pilkada serentak di 270 kabupaten dan kota. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mengingatkan kepada pemilih pemula.

Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, mengatakan generasi muda termasuk kelompok dalam kategori pemilih pemula rentan menjadi sasaran praktik politik uang dalam penyelenggaraan Pilkada.

“Dalam beberapa riset menunjukkan salah satu kelompok rentan sasaran politik uang adalah kelompok pemilih pemula,” ujar Ratna kepada wartawan, Selasa (17/11).

Menurut Dewi, salah satu penyebab pemilih pemula menjadi sasaran politik uang adalah kurangnya pemahaman terhadap pendidikan politik sejak dini.

“Tentu bernilai menjadi sebuah upaya untuk memberikan pendidikan politik kepada generasi muda, agar mereka sejak dini memahami hakikat dari demokrasi dan bisa membentuk karakter pemilih yang baik,” ujarnya.

Baca juga: KPU akan Rekapitulasi Pilkada 2020 dengan Sirekap

Untuk mengantisipasi dalam cegah politik uang lanjut Dewi, pihaknya terus menerus mensosialisasikan, khususnya kepada pemilih pemula dengan bekal pemahaman akan bahaya politik uang.

“Dalam kegiatan ini diharapkan bisa memberikan dampak dalam mendorong generasi muda untuk peduli terhadap bahaya politik uang pada generasi muda,” katanya.

Dewi juga mengatakan, dalam proses sosialisasi kepada generasi muda ini, diharapkan menjadi tolak ukur kepada seluruh kelompok masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang diharapkan dalam lima tahun kedepan.

“Sehingga ke depan diharapkan ada perubahan yang terjadi di dalam pelaksanaan pemilihan, yang tentu akan memengaruhi kualitas pemimpin dan proses penyelenggaraan Pilkada ke depan,” ungkapnya.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.

Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads