alexametrics
Pemilu 2019

KPU Berharap Tidak Ada Massa yang Demonstrasi dan Teror Usai Rekapitulasi Rampung

17 Mei 2019, 15:56:08 WIB

JawaPos.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi berharap, usai proses penghitungan selesai pada 22 Mei 2019, tidak ada lagi aksi-aksi. Termasuk juga adanya teror yang mengarah ke KPU.

Menurut Pramono, ‎demonstrasi dan kerumunan massa itu wajar saja bagi kebebasan berpendapat yang dilindungi oleh konstitusi. Jadi kami tidak mempermasalahkan.

“Tapi kalau mengarah pada tindakan teror itu tentu menjadi kewajiban aparat penegak hukum untuk mendeteksi, mengantisipasi dan melakukan langkah-langkah pencegahan,” ujar Pramono di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (17/5).

Pramono menambahkan, proses rekapitulasi sampai dengan saat ini berlangsung dengan lancar. Semua pihak tim pemenangan pasangan Capres dan Cawapres bisa berlangsung damai. Ada perbedaan adalah hal yang wajar.

“Proses itulah sebenarnya harus diikuti oleh semua pihak,” katanya.

‎Sementara, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto juga meminta masyarakat dari daerah tidak perlu datang ke Jakarta saat penghitungan rekapitulasi di KPU selesai.

Sehingga Wiranto, meminta ke pemerintah daerah dan aparat di seluruh daerah bisa mencegah massa untuk bisa datang ke ibu kota.

“Saudara-saudara sekalian dari daerah tolong ya Forkompimda, Pangdam, Kapolda jangan biarkan masyarakat keluar daerah menuju Jakarta‎,” kata Wiranto.

Wiranto menjelaskan alasannya massa untuk bergerak ke Jakarta. Hal itu supaya tidak terjadi penumpukan massa di ibu kota saat pengumuman hasil pemilu. Apalagi dirinya tidak ingin adanya bentrokan yang terjadi antar massa.

“Jelaskan ke masyarakat tidak perlu ke sana (Jakarta). Pemilu sudah selesai, sudah ada hasilnya. Percuma sampean ke sana, puasa lagi, sahurnya di mana, bukanya di mana tidak jelas. Mereka mikir pasti,” ungkapnya.

Sekadar informasi, ‎proses rekapitulasi suara hasil pemilu 2019 akan dilakukan KPU RI hingga maksimal 22 Mei mendatang. Hingga kini, sudah ada hasil pemilu dari 27 provinsi yang direkapitulasi dan disahkan hasilnya.‎

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono