alexametrics
Pilpres 2019

Prabowo Klaim Kemenangan, Hasto: Dulu 2014 Juga Begitu

17 April 2019, 18:56:57 WIB

JawaPos.com – Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim, berdasarkan hasil hitung cepat merekalah yang memenangkan Pilpres 2019 ini. Mendengar hal tersebut, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin Hasto Kristiyanto tak terlalu mempermasalahkan klaim Prabowo cs.

Hasto mengatakan, pada Pilpres 2014 lalu, mantan Danjen Kopassus itu juga melakukan hal yang sama. Sayangnya, lanjut Hasto, klaim itu berdasarkan lembaga survei yang terbukti tidak kredibel.

“Terhadap klaim sepihak kami tidak khawatir karena 2014 pun dulu juga terjadi. Bahkan sampai ada lembaga-lembaga survei yang kemudian mendapatkan sebuah sanksi karena ketidakmampuan mempertanggungjawabkan metodologi itu,” ujar Hasto di bilangan Kebagusan, Jakarta, Rabu (17/4).

Hasto menambahkan, lembaga survei yang merilis hitung cepat yang dipercaya timnya merupakan badan yang independen alias bukan berdasarkan pesanan. Sehingga Hasto yakin hasil hitung cepat mereka bisa dipertanggungjawabkan.

“Sebenarnya segala sesuatu berdasarkan dengan data, dengan sebuah landasan yang bisa dipercaya oleh publik,” katanya.

Sebelumnya, ‎usai tidak diunggulkan dalam hasil hitung cepat alias quick count di sejumlah lembaga survei, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara di kediamannya, Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (17/4). Jenderal berjuluk 08 itu meminta pendukungnya untuk tidak percaya dengan hasil quick count.

Dalam paparannya, Prabowo meminta para pendukungnya untuk menunggu terlebih dahulu hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasalnya, dari hasil hitungan exil poll internalnya, pihaknya mengklaim unggul dari pasangan calon petahana Jokowi-Ma’ruf di pilpres.

Diketahui, beberapa hasil hitung cepat alias quick count lembaga survei memang tidak menempatkan Prabowo-Sandi dalam posisi yang menguntungkan. Dari lebih dari 80 persen suara yang masuk, Jokowi-Ma’ruf masih unggul dari paslon oposisi.

Berdasarkan hasil quick count Litbang Kompas, Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara sebesar 54,18 persen dan Prabowo-Sandi hanya sebesar 45,82 persen. Kemudian, hasil quick count Indo Barometer menunjukkan perolehan suara sebesar 53,85 persen untuk Jokowi-Ma’ruf dan sebesar 46,15 persen untuk Prabowo-Sandi.

Selanjutnya, Indikator Politik Indonesia juga menghasilkan angka hitung cepat yang tak begitu jauh. Hasilnya, Jokowi-Ma’ruf memperoleh sebesar 54,31 persen dan Prabowo-Sandi sebesar 45,69 persen. Begitu pula hasil quick count Poltracking Indonesia yang menunjukkan angka 54,74 persen untuk Jokowi-Ma’ruf dan 45,26 persen untuk Prabowo-Sandi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads