alexametrics

Pemicu Keributan Massa FPI dan Warga Apartemen Mediterania: Bawa Pin ‘Garuda Merah’

17 April 2019, 16:24:31 WIB

JawaPos.com – Insiden keributan yang terjadi di sekitar TPS Apartemen Mediterania, Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Gropet, Jakarta Barat bermula dari sejumlah massa dari Front Pembela Islam (FPI) beratribut ‘Garuda Merah’ mendapat penolakan dari warga Apartemen Mediterania sekitar 11.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia mengatakan, kronologi kejadian itu bermula 7 orang beratribut FPI mendatangi lokasi TPS tersebut dengan tujuan memantau jalannya pemungutan suara.

Mereka berdalih kedatangannya menyambut Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi. Akan tetapi, kehadiran 7 orang berpakaian FPI itu membuat ketidaknyamanan warga apartemen. Warga pun meminta massa FPI untuk melepas atribut pin ‘Garuda Merah’.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas meminta massa FPI untuk manjauh dari lokasi TPS. Kemudian warga setempat melihat mereka kembali ke TPS. Akhirnya warga pun meminta petugas mengeluarkannya. Lalu, ketujuh orang itu diamankan petugas,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/4).

Setelah ketujuh orang massa FPI diamankan, petugas memberikan pengertian untuk kembali ke rumah masing-masing dan ditekankan agar jangan membuat masalah serupa.

“Ketujuh orang itu diberi pengertian untuk tidak membuat masalah baru (membuat kegaduhan),” ujarnya.

Sebelumnya, di TPS dekat apartemen Mediterania itu sempat terjadi ketegangan saat pencoblosan berlangsung di TPS tersebut. Sebab, ketujuh orang itu membawa brosur Prabowo-Sandiaga ke lokasi TPS.

Hal itu menyulut protes dari beberapa orang di sekitar TPS karena dinilai sudah melanggar proses pemungutan suara.

“Jadi mereka datang pakai pin merah berlambang Garuda sama brosur, lalu diprotes sama saksi Paslon 01 dan lapor ke kami,” ujar Rensa.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Wildan Ibnu Walid, Yogi Wahyu Priyono

Alur Cerita Berita

Lihat Semua