alexametrics

Djarot Cegah Korupsi dengan Kartu Sakti DJOSS

17 April 2018, 23:38:06 WIB

JawaPos.com – Istilah ‘salam tempel’ menurut Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat adalah akar dari korupsi. Menurut Djarot, hal itu tidak boleh dibiasakan.

“Kita ingin Sumut Bersih dan menghindari KKN,” tegas Djarot saat menghadiri deklarasi relawan-relawan pendukung pasangan DJOSS di Jalan Sempurna, Kelurahan Teladan, Kecamatan Medan Kota, Selasa (17/4).

Djarot pun meminta maaf kepada masyarakat. Karena resiko ini ditempuhnya untuk menciptakan Sumut bersih dan bebas KKN. I apun mengungkapkan sering sekali masyarakat yang bertemu dirinya menanyakan ‘salam tempel’.

Djarot Cegah Korupsi dengan Kartu Sakti DJOSS
Djarot saat menghadiri deklarasi relawan-relawan pendukung pasangan DJOSS di Jalan Sempurna, Kelurahan Teladan, Kecamatan Medan Kota, Selasa (17/4). (ist/Dok.DJOSS)

“Saya ada beberapa kali tiap blusukan ke pasar mereka tanya. Pak, mana salam tempelnya?. Maaf, saya tidak mau layani,” cetus Djarot.

Djarot menyebutkan, akar korupsi yang menjerat para kepala daerah itu bermula ketika mencalon memberikan uang kepada masyarakat untuk memilihnya. Oleh sebab itu, Calon Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 2 ini menegaskan, tidak akan membagi-bagikan uang pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018.

Tetapi, Djarot memiliki langkah andalan untuk membantu masyarakat tidak mampu. Dengan langkah itu, setiap bulan masyarakat akan diberikan beasiswa ke SMA dan SMK. Dan, uangnya ditransfer langsung ke rekening masing-masing pelajar dalam bentuk Kartu Sumut Pintar.

Termasuk ketika sakit, seluruh biaya perobatan masyarakat tidak mampu akan ditanggung pemerintah melalui Kartu Sumut Sehat. Lalu ada Kartu Sumut Sejahtera.

Dimana kartu itu ditujukan untuk pedagang agar mendapatkan bantuan permodalan. Selain itu juga membantu petani mengembangkan pertaniannya, membantu nelayan agar mendapatkan alat tangkap ikan ramah lingkungan dan membantu buruh yang ingin mendapatkan fasilitas pinjaman modal bergulir.

“Apakah dananya cukup? Tentu cukup, asal tidak dikorupsi,” tandas Djarot

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Djarot Cegah Korupsi dengan Kartu Sakti DJOSS