JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kubu Prabowo dan Jokowi Sepakat Ada Pemantau Pemilu Internasional

15 Desember 2018, 20:03:55 WIB
Kubu Prabowo dan Jokowi Sepakat Ada Pemantau Pemilu Internasional
Rapat pleno dan penetapan DPTHP2 Pemilu 2019, Sabtu (15/12). (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengusulkan agar penyelenggara pemilu mendatangkan pemantau pemilu internasional. Usulan ini setelah dia melihat banyaknya pelanggaran kampanye yang tidak dijatuhi sanksi secara tegas.

Selain itu, menurut dia, makin banyaknya pemantau bisa menekan angka kecurangan di Pemilu. Dengan demikian, tentu akan terwujud kontestasi demokrasi yang damai dan bermartabat.

"Makin banyak yang memantau, akan meminimalisasi potensi kecurangan, kerawanan sosial dan kerusuhan akibat kurang maksimalnya pengawasan dalam Pemilu," ujar Ferry di kawasan Menteng, Jakarta pusat, Sabtu (15/12).

Meski demikian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai usulan ini bukan atas dasar ketidakpercayaan koalisinya dengan penyelenggara pemilu dalam negeri. Hanya saja melihat situasi dan kondisi pesta demokrasi 2019, idealnya mendapat banyak bantuan tenaga.

"Bukan (tidak percaya, Red), dari kemarin-kemarin kan juga diawasi pemantau internasional, cuma sekarang jumlahnya lebih banyak," jelasnya.

Di tempat sama, Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Benny Rhamdani sepakat dengan usulan Ferry. Menurutnya sebagai negara demokrasi, adanya pemantau dari luar negeri merupakan sesuatu hal yang bisa diterima.

"Itu bukan masalah bagi kami, karena kita adalah negara yang sangat menghormati demokrasi dan membuka diri kepasa siapapun yang ikut terlibat di dalam pantauan pilpres, sepanjang itu memenuhi peraturan perundang-undangan," pungkasnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : (sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up