JawaPos Radar

Respons Ketua Dewan Pakar Golkar Tahu Jusuf Kalla Dipinang Demokrat

15/06/2018, 11:05 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Agung Laksono
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono. (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Demokrat memiliki wacana menjadikan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden (capres) di 2019 mendatang. Nantinya, JK bakal berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat, Agung Laksono tidak bisa melarang seniornya untuk menjadi capres. Sebab, menurutnya, itu adalah hak sebagai warga negara.

"Ya, boleh saja (JK) mengajukan sebagai presiden sepanjang terpenuhi syarat-syarat presidential threshold. Kami nggak persoalkan," ujar Agung Laksono di DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan, Jumat (15/6).

Jusuf Kalla
Demokrat disebut meminang Jusuf Kalla untuk menjadi calon presiden (capres) untuk mendampingi Agus Harimurti Yodhoyono. (Raka Denny/Jawa Pos)

Selain itu, Agung juga berharap Joko Widodo (Jokowi) bisa memilih pendampingnya di Pilpres 2019 dari Partai Golkar. Bahkan, Airlangga berjanji suara Golkar akan tetap utuh mendukung Jokowi. Walaupun, nantinya JK maju sebagai capres.

"Apabila wapres (wakil presiden) datang dari pimpinan Partai Golkar, dari ketum saya yakin akan utuh suaranya," katanya.

"Kita hanya satu, yang resmi ditetapkan partai," imbuhnya.

‎Sebelumnya, jelang Pilpres 2019 Partai Demokrat mendorong rencana pencalonan Jusuf Kalla dan Agus Harimurti Yudhoyono. Nantinya, JK menjadi capres dan AHY menjadi pendampingnya.

AHY juga membenarkan rencana pencalonan dirinya berpasangan dengan JK. Hal itu tercetus pasca Partai Demokrat ingin membangun koalisi kerakyatan.

Namun, Partai Demokrat juga masih membuka opsi koalisi dengan partai lain. Sebab, Demokrat harus memenuhi syarat presidential threshold sebesar 20 persen agar bisa mengusung pasangan calon sendiri. Sementara hingga kini Partai Demokrat belum memutuskan berkoalisi dengan partai mana pun.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up