JawaPos Radar

Pilpres 2019

Buni Yani Diterima Masuk Tim Prabowo jika Tak Sebarkan Hoax

14/09/2018, 18:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Buni Yani Diterima Masuk Tim Prabowo jika Tak Sebarkan Hoax
Buni Yani (paling kiri) saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu. (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Terpidana kasus pelanggaran terhadap UU ITE, Buni Yani, santer dikabarkan akan masuk dalam tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno. Kabar itu mulanya muncul dari pernyataan Djoko Santoso.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade pun mengamini keterangan dari Djoko tersebut. Menurut Andre, Djoko sudah berkomunikasi dengan Buni Yani mengenai rencana itu.

"Buni Yani sudah berkomunikasi dengan Djoko Santoso untuk diikutsertakan. Pak Djoko juga sudah menyertakan Buni Yani untuk bergabung," ujar Andre di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Jumat (14/9).

Buni Yani Diterima Masuk Tim Prabowo jika Tak Sebarkan Hoax
ILUSTRASI. Pasangan Prabowo-Sandiaga (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Lebih lanjut caleg dari dapil Sumatera Barat 1 itu mengaku, Buni akan diterima dalam tim Prabowo-Sandi jika yang bersangkutan punya komitmen pada Pancasila dan UUD 45.

"Kami memberikan kesempatan tersebut asalkan (Buni Yani) berkomitmen untuk bangsa dan negara, dan UUD serta Pancasila," jelas Andre.

Selain itu siapapun nantinya yang tergabung dalam tim kampanye Prabowo-Sandi harus taat pada kebijakan koalisi. Salah satunya, tidak menyebarkan kabar bohong atau hoax untuk kampanye.

"Kami mengimbau kepada seluruh kader Gerindra agar tidak memproduksi hoax dalam Pileg dan Pilpres," pungkas Andre.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up