alexametrics

Ketua MK: Kami Hanya Takut pada Allah SWT

14 Juni 2019, 10:46:58 WIB

JawaPos.com – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memimpin jalannya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pilpres 2019, pada Jumat (14/6). Sidang sengketa pilpres diselenggarakan secara terbuka. Anwar memastikan, kesembilan hakim konstitusi akan bekerja secara profesional.

Sidang pendahuluan sengketa pilpres 2019 yang di mulai hari ini, akan berlangsung selama 14 hari. Nantinya putusan akan dibacakan, paling lambat pada Jumat (28/6).

“Sidang ini disaksikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk itu, kami seperti yang disampaikan pada kesempatan sebelumnya, bahwa kami tidak tunduk pada siapapun dan tidak takut kepada siapapun,” kata Anwar saat membuka sidang.

Anwar menegaskan, pihaknya hanya tunduk pada konstitusi. Dia pun menjamin bahwa sidang sengketa pilpres 2019 akan diputus secara independen. Hal ini semata untuk menjaga marwah MK.

“Kami tidak dapat diintervensi oleh siapapun. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai konstitusi, sesuai dengan sumpah kami,” tegas Anwar.

Para hakim konstitusi tersebut memang dipilih oleh Presiden, DPR, dan Jaksa Agung. Namun, Anwar menjamin pihaknya tidak terpengaruh oleh pihak manapun.

“Sejak kami mengucapkan sumpah, kami terikat pada sumpah, kami tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun. Kami hanya takut pada Allah SWT,” jelas Anwar.

Anwar kemudian mempersilakan pihak pemohon yakni, tim kuasa hukum capres-cawapres 02 Prabowo-Sandi yang dipimpin oleh Bambang Widjojanto. Pria yang akrab disapa BW ini menyatakan, ketidakhadiran Prabowo-Sandi di ruang sidang, semata untuk menjaga marwah MK.

“Pak Prabowo dan Pak Sandi tidak hadir ke MK bukan tidak menghargai MK. Tapi, ingin menjaga marwah MK dan hatinya ada di MK,” ucap Anwar.

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menyampaikan, bahwa kubu 02 didamipingi oleh 15 orang tim hukum. Mereka terdiri dari delapan tim hukum dan tujuh dari anggota BPN.

“Ada dari tim hukum Bambang Widjojanto, Denny Indrayana, Lutfi Yazid, Teuku Iskandar, Dorel Amir, Zul Fadli, dan Andre Rosiade,” terang BW.

Sementara itu, dari pihak termohon yakni Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) dihadiri oleh Ketua KPU Arief Budiman beserta jajarannya. Ali Nurdin berlaku sebagai juru bicara KPU.

Untuk pihak terkait, yakni capres-cawapres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dipimpin Yusril Ihza Mahendra. Ketua tim hukum kubu 01 itu menyebut, paslon Jokowi-Ma’ruf didampingi oleh 33 tim kuasa hukum dan dari koalisi partai pendukung.

“Terdiri dari 33 orang. Tapi, yang hadir pada kesempatan ini ada 20 orang,” ucap Yusril.

Sementara itu, dari Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu) dipimpin oleh komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar. Fritz mengatakan, Ketua Bawaslu RI, Abhan berhalangan hadir lantaran tengah memimpin sidang penanganan pelanggaran pemilu.

“Ketua Bawaslu tengah melakukan sidang penanganan pelanggaran,” tukas Fritz.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads