alexametrics

WNI di Korsel Datang ke TPS Pakai Baju Tradisional

14 April 2019, 13:34:57 WIB

JawaPos.com – Warga Indonesia di Korea Selatan (Korsel) melakukan pencoblosan pada Minggu (14/4) dalam cuaca dingin 10° celcius. Uniknya, meskipun cuaca dingin, banyak WNI datang ke TPS menggunakan pakaian tradisional nusantara.

Hal itu tentu mencuri perhatian banyak warga Korsel. Ada yang menggunakan beskap, sorjan lurik plus blangkon jawa, kebaya bali hingga baju bodo dengan segala aksesorinya. Tak jarang juga terlihat para pemilih yang mengenakan pakaian adat daerahnya masing-masing.

“Selain untuk menarik perhatian dan mengedukasi masyarakat, penggunaan pakaian adat ini untuk mencerminkan kebhinekaan Indonesia,” kata Ketua Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Seoul, Huda Ulin Nuha.

Sehari sebelumnya, PPLN Seoul juga telah mengirimi kertas suara kepada calon pemilih via pos. Kertas suara yang dikirim ini adalah untuk WNI yang dirawat di rumah sakit.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PPLN Seoul yang telah datang ke Rumah Sakit dan memberikan kesempatan bagi saya untuk memilih,” kata Suriadi, WNI yang dirawat di Rumas Sakit Cheonan, Korsel pada Sabtu (13/4).

“Saya ingin sekali memilih, lalu saya lapor kepada KBRI Seoul, dan KBRI menyampaikan kepada PPLN. Saya sangat terharu,” ungkapnya.

Untuk memastikan Pemilihan Luar Negeri di Korea Selatan berlangsung dengan tertib dan aman, berbagai langkah telah dilakukan dan diantisipasi sebelumnya oleh PPLN Seoul. Selain kerja sama dengan aparat polisi setempat, pengamanan juga dilakukan dengan melibatkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Selain itu di KBRI Seoul juga ada ‘situation room’ untuk memantau secara real time dan memastikan seluruh aktivitas pemilu di TPS yang terletak di berbagai kota secara serentak berjalan dengan baik dan aman.

Pemilihan Umum Luar Negeri wilayah Korea Selatan dilaksanakan secara serentak di 13 TPS yang tersebar di Kota Seoul, Ansan, Busan, Gimhae, Daegu, dan Incheon. Kotak suara keliling berada di Kota Tongyeong dan Samcheonpo.

Jumlah WNI dalam DPTLN Korsel adalah sebanyak 26.695 orang yang sebagian besar merupakan pekerja migran. Sedikitnya waktu libur, menjadi tantangan sendiri dalam sosialisasi pemilu kali ini.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads