alexametrics

Ziarah ke Makam Leluhur, Emil Dardak Diantar Ratusan Warga

14 April 2018, 19:47:12 WIB

JawaPos.com – Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memanfaatkan libur nasional peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan silaturahmi dengan kerabat serta warga di desa Petak, Kecamatan Bagor, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, (14/4).

Dengan diantar ratusan warga serta sanak familinya, Bupati Trenggalek non aktif ini juga menyempatkan diri berziarah ke makam leluhurnya yaitu Mbah Karimun yang dalam sejarahnya merupakan salah satu penyebar agama Islam di Petak.

Sabdo Utomo, Kades Petak yang masih memiliki hubungan darah dengan Emil Dardak menuturkan bahwa Mbah Karimun adalah seorang pengikut Pangeran Diponegoro yang menyebarkan agama Islam pertama di Desa Petak. 

Emil Elestianto Dardak
ZIARAH: Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menyempatkan diri berziarah ke makam leluhurnya di Petak, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (14/4). (dok. Timses Media Khofifah-Emil)

Mbah Karimun memiliki banyak pengikut, dan pengikutnya banyak berguguran ketika terjadi Perang Diponegoro pada tahun 1825-1830. Pasca perang Diponegoro, sisa-sisa pasukan Mbah Karimun akhirnya banyak menjadi penyebar agama Islam dan menjadi naib.

“Naib pertama di Desa Petak ini adalah leluhurnya Mas Emil yaitu Mbah Karimun yang menjadi tokoh agama di Desa ini. Sedangkan untuk H. Dardak sendiri nama mudanya adalah Mochammad Darmawan yang berada di Pondok Pesantren Mojosari ketika shalat jumat sering datang ke mushola Petak ini,” cerita Sabdo.

Emil sendiri mengaku sangat senang bisa bertemu dengan saudara-saudaranya di Nganjuk. Menurut orang nomor satu di Trenggalek ini, kakeknya Mochammad Darmawan atau yang biasa dipanggil Mbah Dardak menikah dengan wanita Trenggalek bernama Siti Mardiyah. Di Trenggalek kemudian Mbah Dardak menjadi naib dan guru agama di Trenggalek.

Sedangkan Siti Mardiyah merupakan cicit dari Mbah Mesir (putra Syeh Yahudo Nogosari, Pacitan) penyebar agama Islam yang terkenal di Trenggalek.

“Kalau memang diturut-turut ada Mbah Tohir di Wates, kemudian Mbah Karimun dan Mbah Faturrohman yang masih sangat erat terkait. Semoga ini menjadi awal silaturahmi dan bisa mempererat hubungan ke depannya,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Ziarah ke Makam Leluhur, Emil Dardak Diantar Ratusan Warga