JawaPos Radar

Survey PRC, Gus Ipul-Puti: 42,7 persen, Khofifah-Emil: 27,2 persen

14/03/2018, 16:46 WIB | Editor: Soejatmiko
Survey PRC, Gus Ipul-Puti: 42,7 persen, Khofifah-Emil: 27,2 persen
Paslon Pilgub Jatim (dok/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com -- PolMark Research Center (PRC) merilis hasil survei pilkada Jatim di Hotel Mercure Surabaya, Rabu (14/3). Survei tersebut dilaksanakan 6 - 11 Februari lalu dengan responden sebanyak 1.200 orang. Hasilnya, pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno memperoleh elektabiltas tertutup 42,7 persen, sedangkan Khofifah-Emil sebesar 27,2 persen.

Direktur Riset PRC Eko Bambang Subiantoro memaparkan, 1.200 orang yang disurvei mempunyai proporsi gender laki-laki dan perempuan yang berimbang, 50:50. Survei yang dilakuka PRC menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error plus minus 2,9 persen. "Kami memang konsultan pasangan Gus Ipul-Puti. Tapi kami menjamin, independensi saat survei tetap terjaga.

Eko menambahkan, elektabilitas tertutup artinya responden melakukan simulasi Pilkada. Dari hasil survei tersebut, undiceded voter atau pemilih yang belum menentukan pilihan sebanyak 30,1 persen. "Jadi surveyor kami memberikan kertas surat suara, ada foto calon, dan responden diberi pertanyaan seandainya pemilihan dilakukan hari ini siapa yang akan dipilih. Hasilnya angka tersebut," tambah Eko.

PRC juga melakukan survei terkait dengan kemantapan hati voter. Dari 42,7 persen responden yang memilih Gus Ipul-Puti, 29, 4 persen sudah mantap dan tidak akan merubah pilihannya. Sedangkan tingkat kemantapan voter Khofifah-Emil sebesar 17,3 persen.

Hasil survei yang dirilis PRC tersebut adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, mereka telah melakukan survei pada Mei 2016.

Dibandingkan dengan hasil survei sebelumnya, tren elektabilitas tertutup kedua paslon sama-sama meningkat. Selama 643 hari, elektabilitas Gus Ipul meningkat 13,5 persen, sedangkan Khofifah meningkat 16, 1 persen. "Waktu itu (Mei 2016, red), baik Gus Ipul dan Khofifah masih sama-sama belum punya pasangan. Tren ini meningkat setelah keduanya berpasangan dengan cawagubnya masing-masing," lanjut Eko.

PRC juga melakukan hitung-hitungan sebaran pemilih berdasar sosio politik. Mereka membagi Jawa Timur berdasarkan kewilayahan basis masa. Antara lain wilayah Mataraman, Tapal Kuda/ Pandalungan, Arek, dan Madura.

Gus Ipul-Puti menguasai hampir seluruh kawasan, kecuali Madura. Pasangan nomor urut 2 itu memperoleh 37 persen suara di Mataraman; 48,7 persen di Tapal Kuda/ Pandalungan; dan 50 persen di wilayah Arek. Sedangkan Khofifah-Emil unggul di Madura sebesar 57,7 persen.

Menanggapi hasil survei PRC tersebut, Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti Hikmah Bafaqih meresponnya dengan positif. "Tentu hasil ini akan menambah energi kami, lebih menyemangati kami," tutur Hikmah kepada JawaPos.com.

Meskipun demikian, Hikmah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlena dengan hasil survei. "Semua hasil survei dari lembaga apapun, termasuk Litbang Kompas kemarin, tetap akan kami sikapi dengan kehati-hatian. Pemilihan tinggal sekian bukan lagi, seluruh hasil survei akan menjadi pertimbangan kami," imbuhnya.

Secara terpisah, Juru bicara pasangan calon Khofifah-Emil, KH. Zahrul Azhar Asad (Gus Hans) tidak mempermasalahkan beberapun hasil survei yang dimunculkan oleh Polmark. Sebab, ia menilai, masyarakat saat ini sudah cerdas menilai kredibilitas lembaga survei.

"Yang jelas Polmark sudah menjalankan tugas dengan baik kepada kliennya agar dapat menumbuhkan kepercayaan diri kepada pendukungnya setelah terpuruk dari survei-survei lembaga media yang jauh lebih independen," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Tim pemenangan Khofifah-Emil, M. Roziqi, ia mengatakan, hanya lembaga survei Polmark yang mengatakan keunggulan Paslon Gus Ipul-Puti. Sementara banyak lembaga lain yang masih independen yang mengungkapkan elektabilitas Khofifah-Emil paling tinggi.

"Hanya Polmark yang memenangkan pasangan itu, semua lembaga survey yang masih belum terikat politik pada semua Paslon menyatakan Paslon kami unggul," singkatnya.

(did/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 14/03/2018, 16:46 WIB
Risma Sindir Khofifah 14/03/2018, 16:46 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 14/03/2018, 16:46 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 14/03/2018, 16:46 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 14/03/2018, 16:46 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 14/03/2018, 16:46 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 14/03/2018, 16:46 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 14/03/2018, 16:46 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 14/03/2018, 16:46 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 14/03/2018, 16:46 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 14/03/2018, 16:46 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 14/03/2018, 16:46 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 14/03/2018, 16:46 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 14/03/2018, 16:46 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 14/03/2018, 16:46 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 14/03/2018, 16:46 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 14/03/2018, 16:46 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 14/03/2018, 16:46 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 14/03/2018, 16:46 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 14/03/2018, 16:46 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 14/03/2018, 16:46 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 14/03/2018, 16:46 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 14/03/2018, 16:46 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up