alexametrics

Ijazah Sihar Dilaporkan Abang Kandung Mantan Ketua KPU RI

14 Februari 2018, 22:39:33 WIB

JawaPos.com – Dinamikan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) semakin kencang pascapenetapan calon dan nomor urut para pasangan calon. Setelah tim JR Saragih melayangkan permohonan sengketa pemilu, kini giliran Ijazah Sihar Sitorus yang dipermasalahkan.

Aadalah Hamdan Noor Manik, Abang Kandung mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Almarhum Husni Kamil Manik yang melaporkan hal itu ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut, Rabu (14/2).

Warga Jalan Nusa Indah III, Tanjung Sari, Batang Kuis, Deli Serdang itu, merasa keberatan dengan Keputusan KPU Sumut yang meloloskan Sihar maju sebagai Calon Wakik Gubernur.

Menurut Hamdan, surat keterangan pengganti Ijazah yang digunakan Sihar, diduga tidak sesuai Permendikbud nomor 29 tahun 2014, tentang pengesahan fotocopy ijazah/STTB/ surat keterangan pengganti ijaazah/STTB dan penerbitan surat keterangan pengganti ijazah jenjang pendidikan dasar dan menengah.

“Ini ijazah tidak sesuai dengan peraturan kita. Ini saya melaporkan KPU-nya,” kata Hamdan sambil membawa beberapa bundelan berkas.

Dia ingin, Bawaslu memerintahkan KPU untuk melakukan verifikasi ulang terhadap ijazah para Paslon. Menurut dia, peraturan menteri itu menjadi landasan kuat, Hamdan melaporkan KPU.

“Silahkan lihat di web KPU. Ada gak nomor seri ijazahnya. Tidak memenuhi ketentuan peraturan menteri itu,” ungkapnya.

Hamdan menyebutkan, dalam pengaduannya tersebut, dia menyampaikan tiga alat bukti kepada Bawaslu Sumut. Toga alat bukti itu yakni, Surat Keputusan KPU tentang pengesahan, Fotocopy pengganti ijazah atas nama Sihar Sitorus dan Permendikbud nomor 29 tahun 2014 tentang pengesahan fotocopy ijazah/STTB/ surat keterangan pengganti ijaazah/STTB dan penerbitan surat keterangan pengganti ijazah jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Lebih jauh lagi, menurut Hamdan, kondisi ini menurut bisa memicu gejolak sosial. Ditambah dengan tidak lolosnya JR Saragih maju dalam Pilgub Sumut.

“Mungkin hari ini belum kelihatan. Tapi kita tidak bisa menjamin kedepan, antara kandidat satu dengan yang lain,” tukasnya.

Namun begitu, Hamdan membantah kalau dirinya adalah titipan dari salah satu paslon. Dia hanya mengamati perubahan dinamika sepanjang proses di Pilgub Sumut.

“Saya hanya mengamati masalah ketidakfairan KPU dalam penelitian ijazah. Terbukti dengan apa yang diupload KPU di webnya tentang ijazah Sihar tidak sesuai dengan ketentuan dan Permen,” pungkasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Ijazah Sihar Dilaporkan Abang Kandung Mantan Ketua KPU RI