alexametrics
Pilpres 2019

Prabowo Sebut Anak-anak di Asmat Kelaparan tapi Pemerintah Tidak Hadir

14 Januari 2019, 22:35:15 WIB

JawaPos.com – Indonesia dengan segala kekayaan alamnya, justru tidak mampu memberi kesejahteraan bagi masyarakat. Kondisi kian diperparah lantaran pemerintah dianggap lamban dalam memberikan melayani dan mencukupi kebutuhan rakyatnya.

Hal itu diungkapkan oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan bertajuk Indonesia Menang di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

“Negara dimana ada warga negaranya, ada anak-anak yang tinggal hanya 5 jam dari Istana Negara tidak mampu berangkat sekolah karena dua hari tidak makan. Negara yang beberapa waktu lalu, puluhan anak di Kabupaten Asmat kelaparan dan pejabat pemerintahnya tidak hadir untuk membantu mereka,” ucap Prabowo.

“Inilah keadaan dan kondisi yang disebut kejanggalan besar, paradoks Indonesia. Negara kaya tapi rakyatnya terlantar dan miskin,” sambungnya.

Atas dasar itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar waspada pada kondisi tersebut. Dia juga meminta agar masyarakat mengantisipasi kondisi yang mungkin saja bertambah buruk.

“Kalau kita tidak hati-hati dan waspada, tidak berubah dan tidak bertindak dengan segera dan berani, situasi ini akan bergerak ke arah lebih buruk lagi. Kami maju, kami menawarkan diri untuk mengabdi dan berbakti karena kami percaya dan yakin hal ini tidak boleh terjadi di negara yang sudah merdeka,” pungkas mantan Danjen Kopassus ini.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Hana Adi

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Prabowo Sebut Anak-anak di Asmat Kelaparan tapi Pemerintah Tidak Hadir