JawaPos Radar | Iklan Jitu

Fokus Pilpres, Kader Muslimat Tolak Jadi Caleg

13 Juli 2018, 10:38:37 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa saat bersama kader Muslimat NU. (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) banyak mendapatkan tawaran dari partai politik untuk maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Namun tawaran tersebut ditolak mayoritas anggota banom perempuan NU. Sebab saat ini, sebagian besar kader Muslimat NU lebih fokus kepada pemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar serentak bersama Pileg.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. "Suara teman-teman sebagian besar yang ke caleg sedikit sekali. Di Pileg, juga banyak partai yang mengajak Muslimat menjadi caleg. Tapi kayaknya teman-teman banyak yang fokus untuk Pilpres," kata Khofifah di Surabaya, Jumat (13/7).

Bahkan, Khofifah menegaskan bahwa mayoritas Muslimat NU akan berjuang bersama-sama untuk memenangkan calon yang didukungnya. "Sudah bu, kalau caleg kami nggak dulu deh. Tapi untuk Pilpres, yang ibu dukung, kami dukung," ujar Khofifah menirukan ucapan kader Muslimat NU.

Menurut Khofifah, loyalitas dan soliditas Muslimat NU sejak dulu memang tidak pernah ada yang meragukan. Sebagai Ketua Umum, Khofifah tentu sangat bangga.

Kendati demikian, Khofifah memastikan perjuangan Muslimat NU dijalur politik lebih kepada memperjuangkan sesama kader. Artinya secara kelembagaan, Muslimat NU tetap tidak bisa masuk ke dalam ranah politik.

"Saya rasa Muslimat memiliki dedikasi loyalitas dan integritas yang cukup tangguh. Jadi mereka bersatu untuk penguatan kadernya yang sedang berjuang," pungkas Gubernur Jatim terpilih itu.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up