JawaPos Radar

Terkait Survei Media, Begini Tanggapan Khofifah dan Jubir Gus Ipul

13/03/2018, 09:42 WIB | Editor: Soejatmiko
Terkait Survei Media, Begini Tanggapan Khofifah dan Jubir Gus Ipul
Paslon Pilgub Jatim (dok/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com -- Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa menanggapi dengan santai atas hasil survei Litbang Kompas yang merilis elektabilitas pasangan Khofifah-Emil lebih unggul dibanding paslon nomor urut 2, Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno.

Dari hasil survei tersebut, elektabilitas Khofifah-Emil sebesar 44,5 persen, sementara elektabilitas paslon Gus Ipul - Puti hanya 44.0 persen, sedangkan undecided voter atau yang belum menentukan sebesar 11,5 persen dengan margin of error lebih kurang 3,46 persen.

Khofifah mengatakan, hasil survei tersebut tentu menjadi spirit baru untuk terus menyolidkan seluruh kekuatan untuk merebut pemilih yang belum menentukan.

"Insya Allah akan ada sinergitas yang akan menyolidkan bukan menyulitkan. Kan undecided voter di Jawa Timur juga masih cukup tinggi," kata Khofifah seusai menghadiri ikrar dukungan dari Forsa Jatim bersama Rhoma Irama di Hotel Novotel, Surabaya, Senin, (12/3).

Berdasarkan data Litbang Kompas data terbaru menunjukan pasangan Khofifah-Emil unggul di empat wilayah Jawa Timur. Mulai dari Mataraman Pesisir (Bojonegoro, Lamongan, Tuban) 54,1%, Mataraman (Pacitan, Madiun, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Nganjuk, Blitar, Tulungagung) duo NU ini unggul di angka 47,2 %, Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep) Khofifah meraih 50,7%, dan wilayah Osing (Banyuwangi) menjadi milik Khofifah-Emil dengan 53,1%.

Hal senada juga diutarakan cawagub Emil Dardak. Ia mengatakan, temuan survei tersebut akan menjadi motivasi untuk terus menyapa dan merebut hati masyarakat.

"Ini menjadi suatu dorongan agar kami lebih aktif lebih giat lagi dan melanjutkan apa yang sudah kita bangun dalam bersilaturrahmi dengan masyarakat," sambung Emil.

Secara terpisah, Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Fahrul Razziqi menilai, hasil survey tersebut menunjukkan tren elektabilitas pasangan nomor satu ini terus meningkat. Ia menyarankan, Khoffiah bisa menggejot elektabilitas dengan memaksimalkan suara Emil untuk mendulang suara milenial di sejumlah wilayah.

"Bu Khofifah potensi terus naiknya sangat besar. Itu perlu dipertahankan kalau bisa ditingkatkan. Sekarang yang perlu digenjot wakil dari pasangan calon. Celah itu bisa dimanfaatkan pak Emil untuk memaksimalkan elektabilitasnya,” kata Fahrul.

Sementara Peneliti CSIS (The Centre for Strategic and International Studies), Arya Fernandez menilai, tingginya elektabilitas juga ada kontribusi Emil Dardak di sejumlah wilayah memberi dampak suara terhadap pasangan ini. Hal itu diperkuat oleh partai pengusung Khofifah-Emil yang cukup solid.

“Pemilih ini otonom. Bisa saja mereka punya pilihan berbeda dengan dukungan partai mereka. Dalam banyak pilkada. Pemilh partai politik tidak linier dengan usungan partai. Karena pemilu kan otonomi punya metode sendiri punya penilaian sendiri," katanya.

Sementara itu secara terpisah, Ketua tim pemenangan Gus Ipul - Puti, Hikmah Bafaqih menyambut baik atas capaian elektabilitas Paslon nomor urut 2 pada survei itu. Sebab, diakuinya, elektabilitas Gus Ipul sempat anjlok kala masih berpasangan dengan Abdullah Azwar Anas yang akhirnya mundur.


"Intinya kita gembira, karena Gus Ipul  sempat turun watku masih menggandeng Anas. Ini lebih cepat naiknya dari yang diperkirakan. Artinya penerimaan masyarakat ke mbak Puti bagus," kata Hikmah.


Ia pun optimistis, dengan dukungan mesin politik dari Partai Gerindra dan PKS yang memanaskan mesin partainya belakang ini dapat mengejar ketertinggalan itu. "Dengan intensifnya Gerindra dengan gerakan sapu bersih dan PKS dengan caleg ya kita bisa lebih maksimal" pungkasnya.

Seperti diketahui Litbang Kompas menyebutkan partai pengusung Khofifah-Emil sangat mempengaruhi pilihan. Dari hasil survei menyebutkanPAN 78,6%, Hanura 66,7%, Partai Golkar 44,7%, Partai Demokrat 41,4%, Partai Nasdem 38,5%, PPP 33,3%. Sementara, Ipul-Puti dari Partai Gerindra 57,7%, PKB 47,5%, PDIP 45,5%, PKS 36,4%.

(mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 13/03/2018, 09:42 WIB
Risma Sindir Khofifah 13/03/2018, 09:42 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 13/03/2018, 09:42 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 13/03/2018, 09:42 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 13/03/2018, 09:42 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 13/03/2018, 09:42 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 13/03/2018, 09:42 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 13/03/2018, 09:42 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 13/03/2018, 09:42 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 13/03/2018, 09:42 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 13/03/2018, 09:42 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 13/03/2018, 09:42 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 13/03/2018, 09:42 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 13/03/2018, 09:42 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 13/03/2018, 09:42 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 13/03/2018, 09:42 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 13/03/2018, 09:42 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 13/03/2018, 09:42 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 13/03/2018, 09:42 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 13/03/2018, 09:42 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 13/03/2018, 09:42 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 13/03/2018, 09:42 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 13/03/2018, 09:42 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up