alexametrics

Di Pesantren Millenium, Khofifah Bertemu dengan Kembarannya

13 Maret 2018, 21:16:25 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki cerita lain kala berkunjung ke Pondok Pesantren Millinium Roudlotul Jannah, Tenggulunan, Candi, Sidoarjo, Selasa, (13/3) sore.

Selain karena cukup sering berkunjung ke pondok yang sudah berdiri sejak tahun 1989 itu, rupanya, mantan Menteri Sosial itu memiliki kedekatan khusus dengan salah satu santri. Adalah Khofifah Indar Parawansa yang saat ini masih berusia 8 tahun.

Khofifah kecil begitu panggilannya, adalah satu diantara ratusan anak yang kelahirannya tidak dikehendaki oleh orang tuanya yang ditampung sekaligus dirawat di pondok Millenium. 2010 silam adalah pertemuan pertama Khofifah dengan Khofifah kecil yang kala itu masih berusia 3 tahun.

“Alhamdulillah dia (Khofifah kecil) sudah sangat sehat. Ketika kesini kebetulan masih agak kurang sehat. Saya menyampaikan terimakasih pesantren Millinium telah memberikan satu terapi yang sangat bagus. Saya melihat bada sisi kemampuan untuk merespon sangat bagus. Sangat berbeda ketika saya ketemu pertama kalinya,” kenang Khofifah setelah melihat kondisi Khofifah kecil tumbuh dengan sehat.

Pesantren ini memang cukup unik. Selain menampung anak-anak hasil diluar nikah atau kelahirannya tidak dikehendaki, pengasuh Pondok, M Choirul Sholeh Efendi juga memberikan nama-nama yang unik bagi para santrinya.

Memang, mayoritas santri disana memiliki nama-nama yang sama dengan tokoh-tokoh nasional. Seperti Jusuf Kalla, Abdurrahman Wahid, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo, Wiranto dan nama-nama tokoh lainnya. Keunikan itulah yang membuat Khofifah betah kala bertandang ke pondok Millenium itu.

“Saya ketemu banyak tokoh-tokoh nasional kesini. (Nama-nama itu) sebagai inspirasi, mereka harus punya harapan kedepan, mereka bisa sukses kalau bekerja keras. Belajar dengan baik,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan olah pengasuh Pondok, M Choirul Sholeh Efendi, ia mengatakan, penggunaan nama-nama tokoh tersebut sebagai bentuk penghormatan agar menjadi orang yang hebat.

“Saya ingin menjunjung tinggi anak-anaK. Saya kasihan mulai dari bayi dia dikoyak-koyak pakai obat, setelah lahir dibuang di tempat sampah. Semoga dia jadi anak yang terhormat,” sambungnya.

Sementara dalam kunjungan kali ini, Khofifah nampak begitu akrab dengan seluruh anak-anak. Bahkan Khofifah kecil selalu ingin dekat dengan Khofifah.

Rasa keibuan Ketua Umum Muslimat NU itu begitu kentara kala para anak-anak diajak bermain melalui pertanyaan-pertanyaan yang mendidik. Misalnya, Khofifah meminta anak-anak membaca shalawat dan mengaji.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Di Pesantren Millenium, Khofifah Bertemu dengan Kembarannya