JawaPos Radar

74 Ribu Anggota FSPPP-SPSI Siap Menangkan ERAMAS

13/03/2018, 15:59 WIB | Editor: Budi Warsito
74 Ribu Anggota FSPPP-SPSI Siap Menangkan ERAMAS
Pengurus FSPPP-SPSI saat bertandang ke Posko Pemenangan ERAMAS, Jalan A Rivai, Kota Medan, Senin (13/3). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPPP-SPSI) siap memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) 27 Juni 2018.

Di Sumut, FSPPP-SPSI memiliki anggota 74 ribu orang. Puluhan ribuan orang yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Sumut diklaim akan mendukung pasangan yang disebut ERAMAS itu. Hal itu diungkapkan pengurus FSPPP-SPSI Sumut saat bersilaturahmi dengan Edy Rahmayadi di Posko Pemenangan ERAMAS, Jalan A Rivai, Kota Medan (12/3).

Ketua FPPP-SPSI Sumut H Syamsul Bahri Batubara mengatakan, pihaknya mendukung ERAMAS karena dianggap akan membawa perubahan positif untuk Sumut. Apalagi sosok Edy yang juga mantan Pangkostrad dikenal tegas.

"Kami yakin ERAMAS bisa memberikan solusi persoalan-persoalan khususnya yang terkait kesejahteraan para pekerja," kata Syamsul Bahri dari keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (13/3).

Hal itulah yang mendasari dukungan mereka dan menyatakan siap untuk memenangkan pasangan ERAMAS.

Sementara itu, Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut baik dukungan yang diberikan FPPP-SPSI Sumut kepada dirinya. Edy menyampaikan bahwa, keinginan dirinya maju sebagai Gubernur karena panggilan hati. Bahkan Edy mengaku harus rela mengubur cita-citanya menduduki jabatan tertinggi di karir kemiliteran.

"Ini sebenarnya hal yang berat karena semua pencapaian itu adalah yang saya cita-citakan dan saya raih dengan usaha dan perjuangan. Tapi saya tidak mau kampung besar saya ini jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bertanggungjawab," tegas Edy.

Edy pun menegaskan, dirinya bukanlah seorang yang gila jabatan. Keinginan dirinya maju dalam bursa pemilihan Gubernur murni karena panggilan hati dan juga dukungan masyarakat.

"Saya ini bukan orang yang gila jabatan. Saat Pangkostrad wilayah kekuasaan saya dari Sabang sampai Merauke. Tapi kalau jadi Gubernur Sumut wilayahnya hanya dari Langkat sampai Nias. Tapi apa, di Sumut ini ada keluarga saya, ada ibu saya, ada handai tolan semua yang harus saya perjuangkan. Karena ini kampung halaman kita dan saya terpanggil untuk membangunnya, "ujarnya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up