alexametrics

Ini Isi Pidato Perdana Khofifah Sebagai Cagub Jatim

13 Februari 2018, 04:30:47 WIB

JawaPos.com – Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pidato perdananya setelah beberapa jam ditetapkan sebagai calon gubernur oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Timur pada Senin (12/2) siang.

Melalui forum deklarasi Koalisi Perempuan Pemenangan (KPP), Khofifah mengungkapkan keinginannya untuk membuat sejarah baru dalam kepemimpinan Jawa Timur.

Khofifah mengatakan, dalam catatan sejarah, sejak era Gubernur RMT Ario Soerjo (1945-1947) hingga dua periode kepemimpinan Soekarwo (2009-2014 dan 2014-2019) belum ada satu pun perempuan yang memimpin Provinsi dengan 38 Kabupaten/Kota ini.

“Ini momentum yang luar biasa, karena ini adalah acara pertama yang didatangi saya sebagai cagub. Hari ini, kita sedang membuat sejarah bahwa selama perjalanan pemerintahan di provinsi Jawa Timur tidak pernah ada seorang Gubernur perempuan, dan kita akan menciptakan sejarah melahirkan seorang Gubernur perempuan,” kata Khofifah mengawali pidatonya di Hotel Garden Palace, Surabaya.

Khofifah melanjutkan, Jawa Timur sudah saatnya memiliki gubernur perempuan. Sebab, dalam catatan sejarah, setidaknya telah ada dua ratu yang pernah memimpin Majapahit. Adalah Ratu Tribhuwana Tunggadewi (1328-1350) dan Ratu Dyah Suhita (1429-1447). Hal itu menunjukkan, dari bumi Jawa Timur telah mengalir pemimpin-pemimpin perempuan yang hebat.

“Ini menunjukkan kalau konsep nusantara berangkat dari Jatim, konsep Merah Putih berangkat dari Jatim. Maka kita tegakkan Merah Putih dari seluruh elemen perempuan yang ada di Jatim. Kita kawal nusantara melalui tangan-tangan teguh, tangguh dan pendirian yang kuat dari perempuan-perempuan Jatim,” ucap Khofifah dengan semangat.

Selain itu, perempuan yang juga mantan Menteri Sosial itu mengungkapkan, sejak Ratu Atut Chosiyah tidak lagi  memimpin Provinsi Banten, hingga saat ini belum ada satu pun perempuan yang terpilih menjadi Gubernur di negeri ini.

“Kalau dalam pertemuan apapun, misalnya, tingkat nasional, mereka bisa menyebut nama ibu bupati, wakil bupati, mereka disebut bapak ibu wali kota wakil wali kota. Untuk Gubernur, hari ini hanya bisa menyebut para bapak atau Bapak Gubernur saja karena tidak ada Ibu Gubernur,” sindirnya.

Sekedar diketahui, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak telah ditetapkan oleh KPUD Jatim sebagai peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Paslon Khofifah-Emil sendiri diusang oleh 7 partai politik. Diantaranya, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai NasDem, Partai Hanura dan PKPI.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Ini Isi Pidato Perdana Khofifah Sebagai Cagub Jatim