JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pilpres 2019

La Nyalla Tantang Potong Leher, PKS Ingatkan Satu Hal Ini

12 Desember 2018, 19:47:01 WIB
La Nyalla Tantang Potong Leher, PKS Ingatkan Satu Hal Ini
La Nyalla Mattalitti bersama Ma'ruf Amin di Jakarta. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tantangan eks kader Partai Gerindra La Nyalla Mataliti yang menyatakan siap potong leher telah menyedot perhatian publik. Janji itu akan dilakukannya, seandainya pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi dapat menang di Madura, Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin meminta La Nyalla untuk tidak mendahului takdir Tuhan. Dia khawatir, perolehan suara di Madura akan tidak sesuai ekspektasi Ketua Kadin Jawa Timur tersebut.

"Jangan mendahului takdir Tuhan. Nanti kalau yang terjadi tak sesuai harapan dia akan susah sendiri," kata Suhud saat dihubungi, Rabu (12/12).

Juru Bicara Prabowo-Sandi itu juga meminta La Nyalla untuk tidak berlebihan memberikan dukungan kepada petahana. Bagi dia, perbedaan dukungan ataupun pindah dukungan merupakan hal yang wajar dalam politik.

"Perlu diingat, dukungan terhadap Pak Prabowo-Sandi semakin kuat di Madura. Orang Madura itu independen dan rasional. Kami yakin mereka akan tetap mendukung pasangan Prabowo-Sandi," pungkasnya.

Sebelumnya, setelah memutuskan all out mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mataliti memberi janji manis bagi pasangan 01 ini. Terutama dari raihan suara di Jawa Timur dan Madura.

Mantan Ketua Umum PSSI itu mengatakan akan bekerja keras untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur. Di wilayah tersebut dia menjanjikan raihan suara minimal 70 persen.

"Saya nggak perlu ngomong soal kontribusi. Pokoknya anda tahu Pak Jokowi menang di Jawa Timur. Targetnya saya Pak Jokowi harus menang di atas 70 persen," ujar La Nyalla di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

Untuk di Madura pun yang pada Pilpres 2014 menjadi basis pemilih Prabowo, La Nyalla menjajikan kemenangan untuk Jokowi. Bahkan hal itu dianggapnya harga mati.

"Saya kan udah ngomong potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura," tegasnya.

Lebih lanjut, La Nyalla mengatakan bahwa kemenangan Prabowo di Madura pada 2014 tidak lepas atas perannya. Menurutnya masyarakat di sana termakan isu Jokowi PKI yang pernah dibuatnya melalui majalah Obor Rakyat.

"Orang di Madura itu dulu milih Prabowo karena nggak ngerti, dikira Pak Jokowi ini PKI. Kan saya sudah jelasin, saya yang sebarin (majalah, Red) Obor," pungkasnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : (aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up