alexametrics

Timses Khofifah-Emil: Jangan Terkecoh, Fokus Awasi Kecurangan

12 Juni 2018, 20:53:33 WIB

JawaPos.com – Tim pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, meminta seluruh elemen pendukung untuk tetap fokus pada pengawasan kecurangan. Sebab, pada gelaran Pemilih Gubernur (Pilgub) Jawa Timur disinyalir sangat berpotensi terjadi kecurangan.

Sekretaris tim pemenangan Khofifah-Emil, Renville Antonio mengaku sangat khawatir dengan segala potensi kecurangan. Apalagi dilakukan secara terstruktur dan masif.

“Saya sudah sampaikan dalam setiap pertemuan dengan relawan dan tim pemenangan fokus kita hanya satu, pengawasan terhadap (kecurangan) pilkada mulai dari pemungutan hingga perhitungan. Yang kami khawatirkan ada pihak lain melakukan kecurangan yang sifatnya terstruktur dan masif. jika itu terjadi yang rugi masyarakat Jatim,” kata Renville di Surabaya, Selasa, (12/6).

Menurut Renville, posisi Khofifah-Emil yang saat ini sudah unggul berdasarkan banyak lembaga survei harus diamankan. Pengamanan dan pengawalan suara menjadi hal penting dilakukan oleh seluruh unsur pemenangan. Jangan sampai terkecoh dengan berbagai cara yang dilakukan oleh pihak lawan.

Renville juga menghimbau kepada seluruh tim kampanye dan relawan di seluruh kabupaten/kota untuk tetap tenang dan tidak terpancing terhadap hal lain. Diantaranya soal beredarnya meme dan opini yang dibentuk pihak lain yang isinya memojokkan paslon 1.

“Karena itu kembali ke fokus kita, pengamanan pengawasan terhadap apapun yang dilakukan oleh pihak lain dan indikasi yang akan merugikan paslon 1,” ungkap politisi yang juga anggota DPRD Jatim ini.

Selain itu, Renville juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen pemenangan Khofifah-Emil yang telah bekerja keras serta aktif mengambil langkah atas berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh paslon nomor urut 2, Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno.

“Kami terimakasih banyak pada teman-teman relawan dan pendukung, ketika melihat ada kecurangan, pelanggaran-pelanggaran langsung dilaporkan,” katanya.

“Perkara setelah dilaporkan kemudian dinyatakan tidak cukup bukti atau tidak memenuhi syarat, biarlah, memang kita juga tidak bisa memaksa karena bisa jadi memang tidak ada bukti, bisa jadi memang sudah terstruktur, jadi tetap saja dilaporkan, tidak usah khawatir atau marah dan agar tetap terus kepada pengawasan,” pungkasnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Timses Khofifah-Emil: Jangan Terkecoh, Fokus Awasi Kecurangan