JawaPos Radar

Bu Nyai, Muslimat dan Fatayat NU Lamongan Dukung Gus Ipul-Puti

12/03/2018, 19:49 WIB | Editor: Soejatmiko
Bu Nyai, Muslimat dan Fatayat NU Lamongan Dukung Gus Ipul-Puti
Gus Ipul saat mengunjungi ponpes Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Senin (12/3) (istimewa)
Share this

JawaPos.com -- Ribuan Ibu Nyai, Mubalighoh, Muslimat, dan Fatayat Nahdlatul Ulama se Kabupaten Lamongan berkumpul di pondok pesantren Sunan Drajat, Banjarwati, Paciran, Senin (12/3). Mereka membulatkan tekat untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Dipimpin langsung pengasuh pesantren Sunan Drajat KH Abdul Ghofur, ribuan jemaah kompak akan mendukung Gus Ipul-Mbak Puti. "Sebagai orang yang dituakan, saya berpesan agar Gus Ipul bisa menjadi gubernur. Beliau ini orang asli NU, orang tua dan kakeknya bahkan buyutnya adalah pendiri NU," seru KH Ghofur.

Kiai yang juga menjadi penasehat NU Jawa Timur ini berharap warga Nahdliyin tidak terpecah belah. Jangan sampai NU rugi karena para Kiai-Kiai sudah sepakat mengusung dan memenangkan Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini, KH Ghofur juga mengingatkan jangan sampai melupakan sejarah dan jasa-jasa pahlawan. "Jasa Bung Karno dalam memerdekakan bangsa jangan kita lupakan. Hubungan baik antara kaum agamis dan nasionalis-lah yang memerdekakan Indonesia, mari kita tingkatkan kerukunan dan jauhi perpecahan, gemah ripah loh jinawi bersama Gus Ipul-Mbak Puti," tambahnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Gus Ipul mengaku bangga dan berharap para Ibu Nyai dan Mubalighoh bisa menyampaikannya ke masyarakat yang lebih luas. Jika terpilih menjadi gubernur, pria kelahiran Pasuruan tersebut menegaskan program penguatan pesantren akan terus dilakukan. "Saya bangga bisa berada di pesantren ini. Pondok seperti ini harus kita jaga dan kembangkan," ucap Gus Ipul.

Untuk menjaganya, salah satu yang akan dia lakukan adalah dengan program BOSDA Madin Plus. Kelak beasiswa untuk para guru Madin akan ditingkatkan jumlahnya. Para guru dan penghafal Al Quran yang sudah mengambil S1 juga akan dikuliahkan lagi ke S2.

Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu didampingi oleh Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Halim Iskandar.

Pada kesempatan tersebut, Halim mengatajan bahwa suara NU bulat untuk mendukung Gus Ipul. Dia kembali menyerukan bahwa Gus Ipul didukung ileh jumhur (mayoritas, red) ulama.

Dukungan jumhur ulama tersebut tak terlepas dari pengalaman Gus Ipul menjadi wakil gubernur Jatim dua periode. "Gus Ipul sudah pengalaman jadi wagub sepuluh tahun. Kiai sepakat calonkan Gus Ipul melalu masyayikh dan jumhur. Manut mboten sama kiai," ucap Halim di depan ribuan santri.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim tersebut menegaskan bahwa pilihan kiai dan ulama merupakan yang terbaik untuk umat. Dia lantas menjabarkan akronim dari nama Gus Ipul. "Kita harus manut sama kiai. Sebab Ipul itu singkatan dari instruksi para ulama," tambahnya.

Kakak kandung Muhaimin Iskandar itu lantas menjabarkan kriteria utama dari seorang pemimpin. Ada tiga hal yang harus dimiliki oleh pemimpin. Yakni tunggal kasur, tunggal dapur, dan sedulur.

Tunggal kasus berarti keluarga sakinah dan tidak macam-maxam. Tunggal dapur artinya amanah dan fokus pada satu tanggung jawab hingga tuntas. "Sedangkan sedulur mempunyai hubungan baik dengan berbagai kalangan. Ini semua ada di sosok Gus Ipul," ungkap Halim.

Gus Ipul sendiri menegaskan bahwa dirinya bersama Puti berkomitmen untuk menghapus kesenjangan. Menurutnya, kemakmuran harus merata se-Jawa Timur, mulai Utara sampai Selatan.

Mantan Ketua Umum GP Ansor tersebut juga kembali menyinggung kemajuan program madin (Madrasah Diniyah) untuk memperkuat pendidikan agama. Hafidz, Hafidzah, Ustadz, Ustadzsah dan santri, santriwati akan diberikan insentif, beasiswa dan peningkatan sarana-prasarana. "Insya Allah silaturahmi ini akan membawa kebaikan bagi kita semua," ucap Gus Ipul.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 12/03/2018, 19:49 WIB
Risma Sindir Khofifah 12/03/2018, 19:49 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 12/03/2018, 19:49 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 12/03/2018, 19:49 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 12/03/2018, 19:49 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 12/03/2018, 19:49 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 12/03/2018, 19:49 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 12/03/2018, 19:49 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 12/03/2018, 19:49 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 12/03/2018, 19:49 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 12/03/2018, 19:49 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 12/03/2018, 19:49 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 12/03/2018, 19:49 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 12/03/2018, 19:49 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 12/03/2018, 19:49 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 12/03/2018, 19:49 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 12/03/2018, 19:49 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 12/03/2018, 19:49 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 12/03/2018, 19:49 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 12/03/2018, 19:49 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 12/03/2018, 19:49 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 12/03/2018, 19:49 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 12/03/2018, 19:49 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up