alexametrics

Sebelum Wafat, KH Sholeh Qosim Beri Amanat Khusus untuk Khofifah

11 Mei 2018, 11:47:44 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa merasa sangat kehilangan atas wafatnya Kiai Karismatik Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Ismailiyah, Sidoarjo, KH Sholeh Qosim. Bagi Khofifah, almarhum Kiai Qosim adalah tokoh penting di kalangan ulama dan petinggi negara.

“Innalillahi Wa Inna ilaihi Rojiun seorang kiai besar, kiai alim. Kita semua kehilangan kiai Sholeh Qosim. Pasti bangsa ini kehilangan. Kiai Sholeh Qosim sosok yang mungkin bukan media darling tapi Kiai Qosim sangat sering hadir dalam perhelatan nasional, beliau sering menjadi tamu VIP di sangat banyak forum-forum nasional. Beliau juga sering jadi tamu VIP di forum pertemuan ulama-ulama nasional dan internasional,” kata Khofifah dengan mata yang berkaca-kaca saat ngelayat ke kediaman almarhum Kiai Qosim, di Sidoarjo, Jumat, (11/05).

Khofifah mengatakan, saat muda dulu, almarhum Kiai Qosim selalu hadir sebagai pemateri dalam kegiatan kepemudaan NU. Almarhum Kiai Qosim disebut berjasa besar terhadap perkembangan organisasi otonom kepemudaan NU.

“Beliau pemerhati pemuda NU. Kami sering mengundang beliau waktu itu. Beliau memberi pencerahan saat basic training waktu di PBNU, saat PMII juga. Sangat luar biasa. Jadi beliau memberikan atensi luar biasa bagi anak muda NU, muslimat NU,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Khofifah, almarhum Kiai Qosim juga menjadi suri tauladan bagi semua kalangan. Komitmen Kih almarhum terhadap dunia pendidikan madrasah diniyyah sangat diapresiasi.

“Kesahajaannya dan dalamnya ilmu, beliau tetap mengajarkan ilmunya di pesantrennya. Jadi beliau punya pesantren yang beliau bangun. Artinya bahwa seorang Kiai Soleh Qosim punya komitmen kuat memgambangkan pendidikan terutama berbasis madrasah diniyyah. Waktu terakhir saya sowan beliau berharap lembaga pendidikannya akan bisa dikawal,” lanjutnya.

Sebelum wafat, Khofifah mengungkapkan kalau almarhum Kiai Qosim sempat memberikan amanat khusus kepadanya. Khofifah brtekad memenuhi amanat yang dipinta ketika nanti bulan Ramadan.

“Pada saat persiapan Plgub saya sowan. Nyuwun pangestu kepada beliau. Beliau masih memiliki amanah. Tadi saya ditanya putra almarhum, apakah amanah dari Kiai Qosim sudah dilaksanakan? Saya bilang amanah itu akan saya kerjakan ketika bulan Ramadhan nanti. Insyaallah akan saya laksanakan karena proses tertentu,” ungkapnya.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sebelum Wafat, KH Sholeh Qosim Beri Amanat Khusus untuk Khofifah