alexametrics

Sesi Tanya Jawab, Khofifah Pertanyakan Kerja Gus Ipul Jadi Wagub

11 April 2018, 04:30:24 WIB

JawaPos.com – Debat publik pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 di Dyandra Convention Hall, Selasa, (10/4) malam berjalan cukup panas. Usai sesi menjawab pertanyaan dari para penelis, dua kandidat calon Gubernur Jawa Timur mendapat kesempatan untuk saling melempar pertanyaan.

Cagub nomor urut satu, Khoffiah Indar Parawansa mendapat kesempatan pertama untuk memberikan pertanyaan kepada Cagub nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang berkaitan dengan tema debat yakni kesejahteraan masyarakat (Kesra).

Khofifah memaparkan, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur di atas rata-rata nasional, ekspor juga tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia. Akan tetapi, angka kemiskinan di Jawa Timur menggelembung di pedesaan sebesar 15.58 persen. Sedangkan kemiskinan perkotaan 7.8 persen.

Debat Pilgub Jatim
Pasangan calon Pilgub Jatim no urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di acara debat publik di Dyandra Convention Centre, Surabaya, Selasa (10/4) malam. (Dida Tenola/JawaPos.com)

Lantas, Khofifah mempertanyakan apa saja yang telah dilakukan oleh Gus Ipul selama 9 tahun menjadi Wakil Guberbur Jatim untuk mengentaskan kemiskinan di pedesaan dan mengatasi ketimpangan tersebut.

“Tentu kita harus melihat kebelakang, pada saat saya dengan pak Gubernur dilantik pada tahun 2009, kemiskinannya 16 sekian persen, turun, baru tahun 2014 turunnya agak sedikit melambat, sekarang tinggal 11,2 persen. Memang ini lebih tinggi dari rata-rata nasional. Persoalannya adalah, ini sudah masuk pada kerak kemiskinan di Jawa timur, yang kedua pertumbuhan kita tidak merata.Tentu ini bersama pak Gubernur, saya sebagai wakil Gubernur belum sepenuhnya punya keputusan. Tetapi kalau kita ingin mengatasi kemiskinan di Desa, sektor pertanian harus tumbuh dengan baik,” jelas Gus Ipul.

Penjelasan Gus Ipul yang selalu bergantung pada keputusan Gubernur langsung disanggah oleh Khofifah. Sebab, selama dirinya menjabat Menteri Sosial (Mensos) era Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu melakukan kordinasi dengan ketua tim penanggulangan kemiskinan yang semuanya dijabat oleh para wakil kepala daerah di berbagai tingkatan. Sanggahan Khofifah ini mempertegas bahwa seharusnya wakil Gubernur memiliki peran aktif dalam mengatasi kemiskinan.

“Saya sebagai Mensos sering melakukan koordinasi, ketua tim penanggulangan kemiskinan di daerah adalah wakil Gubernur, wakil Wali Kota dan wakil Bupati, oleh karena itu saya ingin mendapatkan penjelasan selama 9 tahun intervensi apa yang dilakukan Gus Ipul. Ini bukan soal kemiskinan semata tetapi ini soal ketimpangan,” terang Khofifah seraya bertanya kembali.

“Kalau saya ditanya sebagai ketua tim penanganan kemiskinan di Jawa timur. Ya tentu ini tidak bisa mandiri, tidak bisa sendiri, karena juga tergantung sama Gubernur, wakil Gubernur tidak bisa menentukan sendiri, anggaran tetap ditentukan oleh pak Gubernur dan selama ini saya mendampingi pak Gubernur ketika menangani masalah kemiskinan, saya ada di sebelah pak Gubernur,” tutup Gus Ipul.

Sementara dalam kesempatan ini, Gus Ipul hanya memberikan pertanyaan seputar capaian prestasi Jawa Timur dalam 10 tahun kebelakang. Gus Ipul meminta Khofifah untuk mengungkap prestasi apa saja yang laik dipuji oleh Ketua Umum Muslimat NU ini. 

“Saya sudah sampaikan, yang bagus adalah pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, kemudian ekspor itu tertinggi, migas juga tinggi kedua setelah Riau,” jawab Khofifah.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (did/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sesi Tanya Jawab, Khofifah Pertanyakan Kerja Gus Ipul Jadi Wagub