JawaPos Radar

Pilpres 2019

Kelompok 212 Lahir Karena Ma'ruf Amin

10/08/2018, 17:16 WIB | Editor: Estu Suryowati
Kelompok 212 Lahir Karena Ma'ruf Amin
Jokowi dan Ma'ruf Amin mendaftar ke KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy merasa senang akhirnya Ketua Umum ‎MUI Ma'ruf Amin dipilih menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Rommy sapaan akrab Romahumuziy mengungkapkan, sejak awal saat ditanya siapa cawapres Jokowi yang paling tepat, dia selalu mengatakan nama Ma'ruf Amin.

"Ketika ditanya, jujur saya menyebut Kiai Ma'ruf Amin dan disampaikan berbulan-bulan berikutnya," ujar Rommy di DPP PPP, Jakarta, Jumat (10/8).

Rommy juga optimistis Jokowi tidak salah menggandeng Ma'ruf Amin. Sebab, Ma'ruf didukung oleh 37 ormas Islam. Terlebih Ma'ruf Amin adalah tokoh 212, gearakan yang lahir karena adanya fatwa MUI.

"Karena kelompok 212 kan lahir cikal bakalnya adalah GNPF MUI," katanya.

Sehingga dikatakan Rommy, jika fatwa MUI saja dikawal oleh umat Islam, apalagi pemimpinnya yang saat ini jadi cawapres Jokowi. Jadi, besar kemungkinan umat Islam mendukung pasangan ini.

"Lah, pembuat fatwanya saja ‎dikawal apalagi muftinya (pemimpinnya). Yang pembuat fatwanya pasti lebih dikawal lagi. Kalau nggak, ini pasti ada persoalan," ungkapnya.

Dipilihnya Ma'ruf Amin juga diyakini anggota Komisi XI DPR ini bisa meredam ujaran kebenjian yang ada. Sehingga, saat diajukan nama Ma'ruf Amin semua partai tidak menolaknya.

"Karena Pak Jokowi meminta cawapresnya yang bisa meredam semua ujaran kebencian," pungkasnya.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up