alexametrics

Ada Laporan Kecurangan, Asyik Belum Tentukan Gugatan di Pilgub Jabar

10 Juli 2018, 09:43:42 WIB

JawaPos.com – Usai rekapitulasi suara Pilgub Jabar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mempersilakan para kandidat yang hendak menggugat pasangan calon terpilih. Tim pemenangan diberi waktu untuk mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) selama 3 hari setelah hasil rekapitulasi, Minggu (8/7) kemarin.

Ketua tim pemenangan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), Haru Suandharu mempersilakan bagi tim kampanye dan partai pengusung pasangan Asyik untuk melaporkan atau menggugat pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul selaku kandidat terpilih.

“Kita mempersilahkan kepada tim kampanye, partai pengusung atau relawan jika menemukan hal-hal yang perlu ditindaklanjuti,” kata Haru kepada JawaPos.com, Selasa (10/7).

Sejak hasil rekapitulasi diumumkan, sudah ada beberapa laporan yang masuk dari tim pemenangan Asyik. Namun belum menentukan sikap.

“Sejauh ini ada beberapa laporan yang masuk, hanya belum diputuskan apakah temuan tersebut akan ditindaklanjuti atau tidak,” ujarnya.

Beberapa laporan yang sudah masuk yakni di wilayah Cianjur, Cirebon, dan Sukabumi. Adapun temuan atau laporannya terkait surat suara, pembukaan kotak suara, dan pengarahan oknum KPPS terhadap pemilih yang sempat viral usai hari pencoblosan 27 Juni lalu.

Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat mengatakan setelah selesai rekapitulasi tingkat Provinsi Jawa Barat kemudian dilanjutkan pengumuman kepada masyarakat selama 7 hari tentang perolehan suara Pilgub 2018. Hal itu dilakukan sembari menunggu informasi dari MK tentang ada gugatan atau tidak.

Kalau tidak ada, lanjut Yayat dalam artian satu hari setelah diumumkan oleh MK KPU akan melaksanakan rapat pleno terkait penetapan calon terpilih. Ataupun jika ada gugatan ke MK tentunya kita menunggu proses persidangan.

“Kalau ada kami menunggu proses persidangan ke Mahkamah Konstitusi selama 45 hari. Ada pun kesempatan penggugat selama 3 hari setelah rapat pleno rekapitulasi,” ujar Yayat.

Sebelumnya, Yayat menyampaikan perbedaan selisih antara pemenang 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan pemenang kedua Sudrajat-Ahmad Syaikhu menentapkan selisih yakni 4,1 persen. Sehingga akan dinilai akan sulit jika mengajukan gugatan ke MK. Karena dalam UU Pemilu menjelaskan Provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 12 juta maka maksimal selisih suara 0,5 persen.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (ona/JPC)



Close Ads
Ada Laporan Kecurangan, Asyik Belum Tentukan Gugatan di Pilgub Jabar