alexametrics

Terus Mangkir, Tuntutan JR Saragih bisa Makin Berat

10 April 2018, 19:16:53 WIB

JawaPos.com – Kasus dugaan penggunaan dokumen palsu yang mendera Mantan Bakal Calon Gubernur Sumut Jopinus Ramli (JR) Saragih terus bergulir. Berkas kasus tersebut pun telah dinyatakan lengkap.

Namun, JR Saragih masih mangkir dari panggilan. Hal itu menyebabkan penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) belum melimpahkan berkas ke Kejati Sumut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan penyidik terkait pelimpahan berkas itu.

“Memang gak ada desakan. Kita kan menunggu sifatnya. Mereka (penyidik-red) juga saat ini masih mengupayakan untuk menghadirkan si tersangka. Ini kan sudah panggilan ke tiga. Kita lihatlah nanti kedepannya bagaimana,” ucap Sumanggar, Selasa (10/4).

Pelimpahan berkas yang memakan waktu lama juga tidak akan berdampak pada proses penyidikan. Karena, kasus itu adalah soal Pemilu yang tidak menggunakan KUHP.

“Ada kategori tarik ulurnya, sifatnya harus segera secepatnya. Kalo dia memang belum bisa hadir, penyidik berupaya untuk menghadirkan dengan cara bagaimana. Kita (jaksa) kan sifatnya enggak bisa intervensi itu domain penyidik,” bebernya.

Namun, mangkirnya JR Saragih bisa menjadi pertimbangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memberikan tuntutan yang tinggi kepada tersangka. Pun begitu, dia enggan berkomentar banyak soal JR Saragih bisa ditahan.

“Untuk penahanan kita tidak bisa beranda-andai. Ya kita lihat saja nanti,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, JR Saragih disangkakan telah menggunakan berkas palsu saat mendaftar sebagai Calon Gubernur ke KPU Sumut. Hal itu terungkap, setelah tim dari Sentra Gakkumdu Sumut menindaklanjuti laporan tentang dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Sopan Adrianto pada bagian legalisasi fotokopi ijazah SMA JR Saragih.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Terus Mangkir, Tuntutan JR Saragih bisa Makin Berat