alexametrics

Djarot: Istilah ‘Potong Atas’ dalam Pemerintahan Harus Diberangus

10 April 2018, 23:30:22 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat menyatakan, akan membuktikan komitmennya menciptakan Provinsi Sumatera Utara bersih dan transparan.

Hal itu akan dibuktikannya jika masyarakat memberikan amanah dan kepercayaan menjabat gubernur pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

Djarot menegaskan, istilah ‘potong atas’ yang populer di kalangan birokrat menjadi perhatian khusus bagi dirinya. Menurutnya, kebiasaan tersebut membuat lambatnya proses pembangunan.

“Tidak ada istilah ‘potong atas’. Serupiah pun tidak ada potongan bila kita memberikan bantuan dari provinsi ke daerah,” tegas Djarot dalam sambutannya pada Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDIP Nias, Selasa (10/4).

Djarot menyebutkan, sangat hafal dengan cara-cara seperti itu. Apalagi dia sudah pernah menjabat sebagai kepala daerah di Blitar dan DKI Jakarta sebelumnya.

“Saya sudah dua kali menjabat di Blitar jadi sudah tahu permainannya,” ucapnya.

Djarot menceritakan, saat dirinya menjabat Wali Kota Blitar. Ia sempat memberikan bantuan kepada kota lain seperti Bekasi.

“Tidak ada satu perakpun yang dipotong dari bantuan itu,” pungkasnya.
Maka dari itu, jika dipercayai memimpin Sumut bersama Sihar Sitorus, dirinya akan membawa perubahan.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Djarot: Istilah 'Potong Atas' dalam Pemerintahan Harus Diberangus