JawaPos Radar

Tumbang di Pilgub Jateng, Sudirman Sebut Bakal Jadi Penasehat Prabowo

09/07/2018, 23:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Sudirman Said
Calon gubernur Jateng Sudirman Said dijumpai usai acara silaturahim dan dialog antara Sudirman-Ida dengan perwakilan relawan se-Jateng, di Patrajasa Senin (9/7). (dok. Tim Media Sudirman-Ida)
Share this image

JawaPos.com - Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said akhirnya mengakui kekalahannya atas petahana Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2018. Bekas Menteri ESDM itu akan menjalani karir politik baru, yakni sebagai penasehat Ketua Umum sekaligus dewan pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Dijumpai saat acara silaturahmi dengan para relawannya selama Pilgub Jateng 2018 kemarin, di Hotel Patrajasa, Semarang, Senin (9/7), Sudirman mengatakan bahwa ia ditawari jadi penasehat Prabowo kala keduanya bersua di Jakarta beberapa hari lalu.

"Saya menerima tawaran (menjadi penasehat Prabowo) itu. Dan saya kira itu suatu kehormatan. Beliau negarawan senior yang dulu mengabdi lewat kemiliteran dan sekarang politik," kata Sudirman, Senin (9/7).

Untuk diketahui, hasil rekapitulasi Pilgub Jateng telah diumumkan pada Minggu (8/7) kemarin. Dimana petahana Ganjar Pranowo bersama pasangannya Taj Yasin dinyatakan unggul atas pesaingnya, yang tak lain adalah Sudirman-Ida. 

Paslon Ganjar-Yasin dinyatakan unggul usai meraih 10.362.694 suara atau 58,78 persen dari total keseluruhan suara yang ada.  Sedangkan Sudirman-Ida mendapatkan 7.267.993 suara atau 41,22 persen. Sesuai rencana, akhir penghitungan ini akan ditetapkan tanggal 12 Juli 2018 esok.

Lebih lanjut, Sudirman menyebut bahwa untuk bisa terus mengabdi dan membangun bangsa, adalah alasan lain diterimanya tawaran menjadi penasehat Prabowo. Kendati demikian, ia tak lantas mengungkap apabila dirinya ke depannya bakal tergabung sebagai kader Gerindra bersamaan dengan hal itu.

Sudirman berdalih bahwa hubungan baik dengan Gerindra, partai yang mengusungnya selama gelaran pesta demokrasi kemarin akan terus dijalin sampai kapan pun. Termasuk partai lain, utamanya dalam menyambut agenda politik nasional Pilpres 2019. "Soal pilihan itu (jadi kader Gerindra) kita lihat nanti sambil jalan," imbuhnya.

Sementara calon wakil gubernur pasangan Sudirman, Ida Fauziyah menyatakan akan tetap berjuang sebagai kader PKB. Tak lagi menjadi anggota DPR maupun DPD, menurutnya bukan pertanda untuk berhenti berkarir. "Saya punya banyak kegiatan sosial, meskipun saya politisi, itu sudah jadi habitat saya," imbuhnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up