alexametrics
Debat Publik Kedua Pilgub Jatim

Seru, Emil dan Gus Ipul Berdebat soal Jalan Provinsi

9 Mei 2018, 07:05:39 WIB

JawaPos.com – Ketidakmampuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dalam menyajikan berbagai data dan fakta semakin terlihat jelas dalam debat publik kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, tepatnya pada segmen terakhir debat yang berlangsung di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Selasa, (8/5) malam.

Hal itu terjadi setelah dua moderator debat, Aiman Witjaksono dan Aviani Malik mempersilahkan cawagub nomor urut 1, Emil Elestianto Dardak mengajukan pertanyaan kepada paslon Gus Ipul-Puti. Emil meminta agar paslon nomor 2 itu menjelaskan secara rinci salah satu janjinya mengenai pembenahan jalan provinsi yang menargetkan kurang lebih 99 persen harus dalam kondisi baik. Termasuk, cara mengakselerasi jalan nasional dan jalan kabupaten kota.

“Bagaimana paslon nomor 2 menjelaskan secara rinci untuk pencapaian ini, sumber pembiayaan, panjang prioritas, target capaian waktu karena ini adalah hal yang sangat penting bagi seluruh rakyat Jawa Timur untuk dicerahkan,” tanya Emil.

Gus Ipul langsung mengambil peran untuk menjawab pertanyaan Bupati Trenggalek non aktif ini. Meski tidak terlalu rinci, Gus Ipul menjawabnya dengan sebuah program yang nantinya akan melakukan pemeliharaan secara rutin terhadap jalan provinsi yang disebutnya memiliki panjang 1.000 kilometer (km). Gus Ipul juga mengklaim, secara umum, jalan provinsi saat ini sudah bagus. Akan tetapi masih ada beberapa yang perlu diperbaiki. Soal anggaran pun Gus Ipul mengaku sebenarnya sudah sangat cukup.

“1.000 kilometer, 1.000 kilometer lebih yang menjadi tanggung jawab provinsi itu ada yang menjadi prioritas kami, pertama memelihara pemeliharaan di situlah ada program tiada hari tanpa menutup lubang. Ada juga peningkatan jalan, ini diperlukan supaya masyarakat disa lebih memperoleh pelayanan yang baik dan yang terakhir adalah penambahan jalan. Nah kondisi sekarang itu 80 persen dalam keadaan baik maka itu kita punya kemampuan sebenarnya untuk memperbaiki jalan yang sekarang ini menjadi milik provinsi,” kata Gus Ipul.

Jawaban Gus Ipul ini langsung mendapat koreksi dari Emil. Rupanya, Gus Ipul salah menyebut jumlah panjang jalan provinsi. Selain itu, Emil juga mengkritisi cara Gus Ipul terkait progam Tiada hari tanpa menutup lubang. Menurutnya, cara tersebut tidak efektif, sebab, jika hanya melakukan tambal lubang, jalan tersebut tetap tidak akan menjadi lebih baik.

“Yang tepatnya, Pak Saifullah 1.421 kilometer itu jalan provinsi jalan nasional 2.300 kilometer jalan kabupaten kota kurang lebih 2 puluhan ribu keatas. Nah yang kurang tepat, mohon maaf, perawatan tidak meningkatkan grade jalan dari rusak berat jadi rusak, dari rusak jadi baik. Mohon maaf mungkin bapak tertukar antara mantap dengan baik,” terang Emil.

Selain itu, Emil juga meluruskan klaim sepihak Gus Ipul yang menyebut jalan provinsi saat ini sudah bagus. Berdasarkan data yang dimiliki Emil dari Pemprov Jatim, ada sekitar 840 kilometer jalan provinsi yang masih belum memenuhi standar. Menurutnya, kecermatan segala hal itu menjadi penting agar mudah dipahami oleh masyarakat. Sebab, sebagai calon pemimpin tidak boleh memberikan data-data yang tidak benar apalagi membuat kebijakan yang tidak tepat.

“Dari data dinamis pemprov Jawa Timur dari 1421 kilometer, 690-an kilometer saja yang baik. Kemudian, ada sekitar 490-500 kilometer itu yang sedang. Nah disinilah sebenernya Jalan provinsi 840 kilometer belum sesuai standar itu yang harusnya menjadi perhatian. Jadi sebenarnya bukan hanya sekedar mengejar baik 99 persen tapi yang 840 kilometer yang belum standar yang sisanya belum standar tadi harus di upgrade dan ini yang penting belum lagi perawatan rutin dengan anggaran hanya sekitar 1 triliun untuk Dinas PU tentunya,” imbuhnya.

Mendapat penjelasan secara gamblang dari Emil, tanpa disadari Gus Ipul membenarkan seluruh yang dipaparkan oleh Cawabub yang berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa itu. Bahkan, Gus Ipul mengaku pandangannya dan seirama dengan pandangan Emil.

“Sebenarnya sama sih pandangan kita, tidak ada perbedaan. Tetapi intinya mungkin soal skala prioritas jadi saya juga mengerti dan memahami selama 2 periode mendampingi pak gubernur Bagaimana kondisi jalan dan bagaimana perhatian provinsi terhadap jalan ini,” pungkasnya.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (did/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Seru, Emil dan Gus Ipul Berdebat soal Jalan Provinsi