alexametrics

Mantan Bappenas: Soal Pembangunan Infrastruktur, Emil Dardak Jagonya

9 Mei 2018, 16:40:04 WIB

JawaPos.com – Mantan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Penanaman Modal Nasional (Bappenas) Dedy S Priatna menilai, Jawa Timur saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang pintar dan cerdas, serta memiliki banyak gagasan terkait pembangunan infrastruktur.

Dady lantas menyebut sosok calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Emil Elestianto Dardak yang dinilai memenuhi kriteria pemimpin Jawa Timur kedepan. Pengalaman Emil dalam pembangunan infrastruktur pun cukup banyak. Ia yakin, semua itu dapat diaplikasikan dalam kepemimpinan Jatim kedepan. Apalagi, pasangan Emil, yakni Khofifah Indar Parawansa juga memenuhi unsur kepemimpinan yang dibutuhkan masyarakat.

”Saya tidak ngecap, ini pengalaman saya dan banyak teman yang pernah berinteraksi langsung dengan mas Emil. Jawa Timur membutuhkan orang seperti Emil Dardak. Dia adalah Orang Infrastruktur,” ujar Dedi saat dihubungi wartawan, Rabu, (09/05).

Dedy lantas menceritakan bagaimana peran Emil sebelum menjadi Bupati Trenggalek non aktif yang kerap ia minta menjadi konsultannya. Pemerintah, lanjut Dedy, tidak memiliki dana yang cukup untuk membangun infrastruktur di seluruh Indonesia. Dia lalu menceritakan bagaimana rencana pembangunan sumber air Umbulan di Pasuruan tergendala sampai 30 tahun sejak tahun 1970-an, karena faktor minimnya dana dari pemerintah. Karena itu kemudian keterlibatan swasta lalu menjadi solusi.

”Lalu munculah istilah ”public private partnership” atau kerja sama pemerintah dengan badan usaha,” ujar deputi Sapras Bappenas pada masa Ketua Bappenas Adrianov Chaniago tersebut.

Sebagai orang kepercayaan Bank Dunia yang sering diminta memberi advice, terutama terkait pengembangan infrastruktur, Emil Dardak saat itu bersama pihak kementerian keuangan menemukan solusi. Berupa, pembiayaan infrastruktur jangka panjang hingga 20 sampai 30 tahun. Lalu berdirilah sebuah badan usaha milik negara di bawah Kementerian Keuangan dengan nama Sarana Multi Infrastrukture (SMI) dan Emil Dardak ditunjukkan sebagai Presiden Direkturnya.

”Ini lembaga pertama di Indonesia, saya tidak bohong. Bahkan bisa tanya sama ibu Sri Mulyani Indrawati (saat ini menteri keuangan RI). Keberadaan SMI inipun meski menjadi solusi mendasar ternyata belum dianggap cukup,” terangnya.

Sebab, pelaksana proyek ternyata masih membutuhkan penjaminan dari pemerintah, bahwa proyek yang dikerjakan bernar-benar dijamin pembiayaan dan keamanannya hingga selesai. Atas dasar itulah, muncul solusi didirikannya PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Hal itu tidak terlepas dari tangan dingin Emil dan pihak kementerian keuangan. Di PT PII ini juga Emil didapuk dengan jabatan mentereng. Yakni sebagai Vice President at Indonesia Infrastructure Guarantee Fund.

”Dari sini pun lalu muncullah solusi yakni berdirinya lembaga baru yakni PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Kita semua bisa bayangkan bagaimana peran dan jasa Mas Emil Dardak untuk infrastruktur di Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Mantan Bappenas: Soal Pembangunan Infrastruktur, Emil Dardak Jagonya