alexametrics
Debat Publik Kedua Pilgub Jatim

Lebih Adem, Dua Paslon Tekankan Tiga Poin Atasi Perekonomian

9 Mei 2018, 00:06:10 WIB

JawaPos.com– Debat publik kedua Pilgub Jatim berlangsung di Dyandra Convention Center, Selasa malam (8/5). Tidak seperti debat sebelumnya yang diwarnai debat kusir, kedua paslon, baik Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno sama-sama mengantongi data andalan masing-masing. Alhasil debat lebih adem dan berbobot.

Dalam debat yang dipandu moderator Aiman Witjaksono dan Aviani Malik ini, Khofifah mendapat kesempatan pertama menyampaikan visi-misinya sesuai dengan tema debat tentang ekonomi dan pembangunan. Ada tiga poin mendasar yang ditekankan Khofifah yakni, pertanian, infrastruktur, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Terkait pertanian, Khofifah mengatakan kalau Jawa Timur merupakan penyanggah pangan nasional terutama untuk komuditas beras, jagung, gula dan garam. Produksi beras di Jatim sekitar 20 persen, produksi garam dari 1 sampai 1,2 ton. Sementara untuk produksi gula sekitar 1,2 ton dan produksi jagung sekitar 6,16,16 juta ton

“Ini sebuah kontribusi yang luar biasa dari provinsi Jawa Timur. Kita ingin bahwa petani mendapatkan proteksi ketika panen, stabilitas harga produk pertaniannya stabil bahkan ditingkatkan,” kata Khofifah.

Khofifah juga membahas terkait kontribusi PDRB Jawa Timur yang saat terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur juga cukup tinggi diatas rata-rata nasional. Oleh karenanya, Khofifah berharap tingginya pertemuan ekonomi di Jatim ini seiring dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang juga harus tinggi.

“Rupanya kita harus meningkat Indeks pembangunan manusia di Jawa Timur, kita harus menurunkan ketimpangan, menurunkan kemiskinan di Jawa Timur oleh karena itu saatnya kita kerja bersama-sama untuk menjadikan Jawa Timur nomor satu di Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, Khofifah juga mengupas terkait infrastruktur yang dinilainya masih ada ketimpangan antara perkotaan dan pedesaan terutama untuk wilayah kepulauan.

“Kita ingin bahwa infrastruktur tidak hanya di daerah-daerah ring satu. Tapi daerah-daerah lingkar selatan, daerah-daerah kepulauan juga mendapat prioritas. Kita ingin ada rumah sakit apung yang bisa memberikan fasilitas untuk daerah-daerah kepulauan,” pungkasnya.

Sementara Cagub nomor urut 2, Saifullah mengutip jargon kampanyenya Kabeh Sedulur Kabeh Makmur saat memulai pemaparan. Dia memaparkan bahwa bidang ekonomi menyasar dua hal pokok. Yakni mengatasi masalah kesenjangan ekonomi dan mendorong kolaborasi gotong royong dengan menyinergikan seluruh komponen yang ada untuk pertumbuhan ekonomi. “Selama dua periode saya menjadi wakil gubernur, saya menyaksikan prestasi-prestasi yang ada,” paparnya.

Prestasi tersebut antara lain pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang selalu berada di atas rata-rata nasional. Pendapatan per kapita Jawa Timur juga meningkat pesat, dari Rp 16 juta menjadi Rp 51 juta. Kemiskinan juga dapat ditekan meskipun masih ada 11,2 persen.

Oleh sebab itu, Gus Ipul-Puti memprioritaskan tiga agenda untuk mengatasi persoalan ekonomi. Pertama adalah pembelaan terhadap UMKM dan Koperasi. “Kita ingin yang besar dijaga, yang tengah difasilitasi. UMKM harus kita bela,” tegas Gus Ipul.

Yang kedua adalah menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru agar pembangunan terjadi. Dan yang terakhir adalah membangun infrastruktur yang berkeadilan.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (did/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Lebih Adem, Dua Paslon Tekankan Tiga Poin Atasi Perekonomian