Pilpres 2019

Hati-hati Dekati Pakde Karwo, Arsul: Takut Diteriaki Mas Roy Suryo

08/09/2018, 13:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jatim Soekarwo saat di Kantor DPRD Jatim. (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Satu per satu kader Partai Demokrat merapat mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Padahal partai yang dinakhodai oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, kemungkinan akan ada satu lagi anak buah SBY yang bergabung ke barisan Jokowi-Ma'ruf. Sosok itu tak lain adalah mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo alias Pakde Karwo.

"Sekarang masih dalam proses pembicaraan. Kami yakin Pakde Karwo secara pribadi mendukung Pak Jokowi," ujar Arsul di Posko Rumah Aspirasi, Jakarta, Sabtu (8/9).

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo. (Ridwan/JawaPos.com)

Namun demikian menurut Arsul, partai koalisi harus hati-hati dalam melakukan penjajakan ke Pakde Karwo. Pasalnya partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin tidak ingin disebut 'membajak' kader Partai Demokrat.

"Beliau itu tokoh Partai Demokrat. Tentu kami harus hati-hati, supaya tidak diteriaki lagi oleh Mas Roy Suryo bajak tokoh partai lain," tegas Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja (KIK) ini.

Menurut Arsul, Pakde Karwo adalah salah satu tokoh masyarakat yang sangat berpengaruh di Jatim. Sehingga, keinginan Pakde Karwo membantu kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin diyakini bakal memberikan keuntungan besar.

"Salah satu sosok yang punya pengaruh di tengah masyatakat adalah Pakde Karwo," pungkasnya.

Sekadar informasi, saat ini sudah ada empat kader Partai Demokrat yang menyatakan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Mereka adalah mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang, dan Ruhut Sitompul.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi