JawaPos Radar

Pilpres 2019

Erick Thohir Diminta Fokus di Kantong Pemilih Muslim

08/09/2018, 10:10 WIB | Editor: Estu Suryowati
Erick Thohir Diminta Fokus di Kantong Pemilih Muslim
Erick Thohir diresmikan sebagai ketua tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Jumat (7/9). (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pengusaha Erick Thohir baru saja resmi ditunjuk sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Ada satu tugas berat yang sudah menanti, yakni mengamankan suara untuk pasangan petahana tersebut di kantong-kantong pemilih muslim.

Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Abdul Kadir Karding mengatakan, wilayah-wilayah seperti Jawa Barat dan Sumatera pasti akan menjadi prioritas Erick. Pasalnya, setidaknya ada 11 wilayah - termasuk dua wilayah itu - yang selama ini menjadi kelemahan petahana.

"Iya pasti kami bicara program, bicara bagaimana memenangkan kantong-kantong yang dianggap kurang," ujar Karding di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, beberapa wilayah dengan pemilih muslim terbanyak seperti Jawa Barat kini kondisinya sudah membaik dibandingkan 2014 lalu. Di Jawa Barat, elektabilitas Jokowi perlahan meningkat.

Sementara di daerah lain, masih dibutuhkan kerja keras untuk membangun elektabilitas Jokowi dan Ma'ruf. Karding mengatakan, selain mengandalkan strategi Erick, KIK juga akan memaksimalkan peran Ma'ruf Amin.

"Alhamdulillah Jabar sudah ada perubahan. Tinggal beberapa, di sekitar Sumatera itu nanti kami akan bagi tugas," kata Karding.

"Kiai Ma'ruf akan masuk ke kantong-kantong muslim di seluruh daerah dan Pak Jokowi beliau fokus kerja," jelasnya lagi.

Mengenai cara mendulang suara dari pemilih muslim, Karding memastikan kubu Jokowi-Ma'ruf akan berkampanye melalui adu gagasan. Sehingga, tensi Pilpres 2019 bisa tetap sejuk.

"Kami akan menjelaskan secara baik, secara sopan, penuh keadaban. Soal rekam jejak, soal prestasi, soal rencana kerja atau program ke depan," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up