JawaPos Radar

Fatwa Fardhu Ain Ulama Tidak Mencerdaskan Umat

08/06/2018, 22:20 WIB | Editor: Budi Warsito
Fatwa Fardhu Ain Ulama Tidak Mencerdaskan Umat
Ilustrasi Pilkada Serentak (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Fatwa Fardhu Ain yang dikeluarkan sekelompok ulama untuk mendukung salah satu paslon pada Pilkada Jawa Timur (Jatim) dinilai tidak mencerdaskan umat Islam. Keluarnya fatwa dengan mendesain dalil agama menjadi sedemikian rupa, memunculkan kesan bahwa umat dipaksa untuk memilih calon tertentu.

"Fungsi ulama menjadi bias. Dari yang seharusnya mencerdaskan umat, menjadi memaksa dan memanfaatkan umat untuk kekuasaan semata," kata Direktur Lembaga Kajian Polltren, Dr Khoirul Yahya, Jumat (8/6)

Dalam struktur sosial, ulama memiliki fungsi sebagai panutan umat Islam, sekaligus mencerdaskan umat tentang suatu masalah yang berkembang. "Dalil dan fatwa yang muncul dari seorang ulama tentunya juga harus mencerdaskan umat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu," lanjutnya.

Fatwa tersebut juga membingungkan umat Islam. Sebab fardhu ain berarti wajib bagi setiap orang. Maka, jika tidak dilakukan, orang itu akan berdosa. "Fatwa yang keluar ini dengan jelas menyebut nama pasangan calon tertentu dan menjelekkan pasangan lainnya. Ini yang saya kurang setuju," tambah Khoirul.

Seperti diberitakan, pertemuan yang digelar di Ponpes Ammanatul Ummah Mojokerto, 3 Juni lalu, menghasilkan surat fatwa bernomor 1/SF-FA/6/2018. Fatwa itu mewajibakan untuk memilih salah satu paslon yakni Khofifah Indar Parawansa dan Emil Eleatianto Dardak.

Fatwa tersebut menimbulkan polemik, karena sejatinya dalam Islam meninggalkan aktivitas yang hukumnya fardu ain akan membuat pelakunya diganjar dosa dari Allah SWT.

Dalam fatwa tersebut juga disebutkan, umat Islam yang tidak mendukung Khofifah sama dengan mengkhianati Allah dan Rasulullah. Pertemuan itu kemudian menjadi kotroversi lantaran viral di medsos.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 08/06/2018, 22:20 WIB
Risma Sindir Khofifah 08/06/2018, 22:20 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 08/06/2018, 22:20 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 08/06/2018, 22:20 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 08/06/2018, 22:20 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 08/06/2018, 22:20 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 08/06/2018, 22:20 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 08/06/2018, 22:20 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 08/06/2018, 22:20 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 08/06/2018, 22:20 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 08/06/2018, 22:20 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 08/06/2018, 22:20 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 08/06/2018, 22:20 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 08/06/2018, 22:20 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 08/06/2018, 22:20 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 08/06/2018, 22:20 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 08/06/2018, 22:20 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 08/06/2018, 22:20 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 08/06/2018, 22:20 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 08/06/2018, 22:20 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 08/06/2018, 22:20 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 08/06/2018, 22:20 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 08/06/2018, 22:20 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up