alexametrics

Didukung Buruh, Emil Road Show ke Kantong Industri Jatim

8 Juni 2018, 18:42:29 WIB

JawaPos.com – Setelah mendapatkan dukungan dari seluruh buruh di Jawa Timur, calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Emil Elestianto Dardak kian intensif melakukan kunjungan ke kawasan Industri di Jawa Timur. Menariknya, kunjungan Emil diinisiasi sekaligus difasilitasi para serikat pekerja.

Ketua DPD Serikat Pekerja Percetakan dan Penerbitan Industri (SPPPI) Jawa Timur, Sudarmadji mengatakan, pasca deklarasi di Hotel Sahid beberapa hari yang lalu pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkenalkan sekaligus mensosialisasikan program yang digagas oleh Khofifah-Emil.

“Hari ini merupakan langkah awal, hari Senin nanti kita akan road show di Kabupaten Pasuruan dan Malang Raya. Jadi teman-teman aliansi benar-benar serius untuk mensukseskan pasangan Kofifah-Emil ini,” tegas Sudarmadji saat mengajak Emil ke kawasan industri Ngoro, Mojokerto, Jumat (8/6).

Dalam kesempatan tersebut, Emil diminta untuk menyampaikan gagasannya tentang politik industri yang telah disusun bersama Khofifah dalam program Nawa Bhakti Satya.

“Kita tentunya sebagai Pemerintah harus terus memastikan bahwa daya saing ini terjaga. Daya saing ini meliputi kemudahan akses menuju pelabuhan, karena industri ini terus tumbuh dan daya tampung pelabuhannya bisa over load. Jika daya tampungnya penuh maka daya saing industri ini juga akan bisa terpengaruh,” kata Emil.

“Kalau jalan itu macet atau rusak juga bisa berpengaruh. Kontinyuitas dari listrik, bagaimana dengan kesejahteraan para tenaga kerja disini menjadi kontribusi Pemerintah mendatang untuk bisa mendukung dunia usaha. Pemerintah harus punya cara untuk mendukung kapasitas SDM,” sambungnya.

Hal yang paling penting, kata Emil, kawasan industri menjadi kunci untuk mendorong tumbuhnya industri-industri, sedangkan berdirinya industri diluar kawasan industri tentunya ada kendala-kendala sosial dan lainnya yang tentunya menambah kompleksitas dunia usaha.

”Makanya kita ingin memperhatikan apa saja kriteria yang memilih kawasan industri, supaya nantinya bila kita ingin mendorong investasi baru itu bisa tepat.” terangnya.

Emil mencontohkan, saat ini, wilayah yang potensial untuk dijadikan kawasan industri berada di exit tol Kertosono- Nganjuk. Sehingga, kedepan perlu dilakukan pemetaan sekaligus perbandingan dengan wilayah Ngoro.

“Plus minusnya apa dan industri apa yang sebaiknya disana. Apakah mungkin yang cocok industri padat karya karena fasilitas pendukung disana lebih murah atau mungkin industri yang lainnya. Inilah pemetaan yang perlu dilakukan untuk membuat dan menyusun road map industri Jawa Timur untuk dua puluh tahun mendatang, bukan hanya lima tahun mendatang,” imbuh putra mantan wakil menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak tersebut.

Sementara itu, Imam Susilo, Direktur PT. Profilindah Karisma menyambut positif gagasan dari Emil ini. Direktur perusahaan yang bergerak dalam pembuatan daun pintu kualitas ekspor ini menyebut, dunia usaha masih membutuhkan bantuan dari pemerintah utamanya yang dengan banyaknya peraturan yang masih tumpang tindih.

”Saat ini pelaku usaha masih mengalokasikan 10 hingga 20 persen resource nya untuk urusan administrasi. Pengusaha ini berharap hal ini bisa disederhanakan sehingga angka 10 hingga 20 persen tersebut bisa dialokasikan kepada kepentingan yang kebih bermanfaat,” kata Imam Susilo.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Didukung Buruh, Emil Road Show ke Kantong Industri Jatim