alexametrics

Pendukung Paslon Kecewa Dengan Sistem Pengamanan

8 Mei 2018, 20:24:43 WIB

JawaPos.com – Kepolisian, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Timur, dan perwakilan suporter dari partai sudah sepakat soal batas kerumunan. Namun, tak semua pendukung pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur mematuhi aturan itu.

Menurut pantauan JawaPos.com, terlihat pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomer 1 Khofifah Indar Parawansah dan Emil Dardak berkerumun di kanan gedung Dyandra Convention Hall. Mereka berkerumun sejak pukul 17.00 WIB

Sementara, massa pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomer 2 Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno berkerumun tepat di sebelahnya. Mereka sudah berkerumun sejak pukul 17.15 WIB.

Pendukung Paslon Kecewa Dengan Sistem Pengamanan
Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo (kiri) mencoba menenangkan massa pendukung kedua paslon. (aryo mahendra/jawapos.com)

Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo lalu mendatangi kerumunan pendukung kedua paslon. Dia menghimbau massa pendukung agar memisahkan diri. Supaya ada jarak antara pendukung paslon nomer 2 dan nomer 1.

“Kami tidak berharap bapak-bapak tidak berkumpul jadi satu di sini (depan gedung Dyandra). (Massa pendukung) Paslon nomer 1 ke sebelah kanan dan nomer 2 ke sisi kiri gedung (Dyandra Convention Hall),” kata David di depan Dyandra Convention Hall, Selasa (8/5).

Namun, massa enggan menanggapi arahan tersebut. Lalu, David akhirnya mengajak mereka berunding. Unuk menentukan posisi kerumunan sebelum kedatangan kedua paslon. “Ya sudah bapak-bapak berunding saja,” kata David.

Akhirnya, massa pendukung kedua paslon sepakat untuk memisahkan diri ke kedua sisi gedung. Nyanyian dan sorakan kedua kubu suporter pun kembali terdengar bersahut-sahutan.

Koordinator Timses Khofifah-Emil Muhamad Akmal menyatakan apresiasinya terhadap pengamanan polisi. Hanya, dia menyayangkan pengamanan tersebut malah membatasi ruang kreatifitas pendukung.

“karena ini murni kreatifitas pasangan paslon khofifah,” kata Akmal.

Senada, Ketua Timses Gus Ipul-Puti kecamatan Tegalsari Muharam ST, sistem pengamanan tersebut malah membatasi ruang gerak massa pendukung. Padahal, lanjutnya, rencananya akan ada tambahan massa pendukung sebanyak 1000 orang. “Jadi dibenturkan antara masyarakat kemanan,” kata Muharam. 

Editor : Soejatmiko

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pendukung Paslon Kecewa Dengan Sistem Pengamanan