alexametrics

Gus Hans: Yang Sebut Debat Tak Penting Berarti Meragukan Paslonnya

8 Mei 2018, 17:53:42 WIB

JawaPos.com – Juru bicara tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak, KH Zahrul Azhar As’ad (Gus Hans) mengajak seluruh masyarakat Jawa untuk menyaksikan debat publik kedua yang akan disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi nasional dan lokal mulai pukul 19.30 WIB nanti.

Gus Hans menuturkan debat publik merupakan cara cerdas dari KPU Jatim untuk memberikan solusi kepada masyarakat. Dari debat publik inilah, masyarakat Jawa Timur bisa mengetahui siapa yang pantas untuk memimpin Jawa Timur lima tahun kedepan.

“Karena itu, kalau ada yang menyebut debat publik tidak penting, bisa jadi dia sedang ragu dengan paslon yang didukungnya,” kata Gus Hans, di Surabaya, Selasa, (08/05).

Pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang ini pun sempat mengulas hasil survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC) periode April 2018. Dalam survei tersebut, debat publik pertama ditonton 60,6 persen dan hanya 39,4 yang tidak menonton. Dari jumlah itu 33,8 persen menonton lewat televisi, share by media sosial (12,5), Youtube (11,8 persen) dan 2,5 persen lewat portal media online.

“Saya sarankan masyarakat Jatim, siapa saja, saksikan debat resmi malam nanti. Silakan pilih, silakan analisa, siapa yang pantas untuk memimpin dan menjadi orang nomor satu di Jatim ini,” tambahnya.

Sementara terkait tema ekonomi pembangunan yang akan banyak bicara data dan angka, Gus Hans itu menegaskan tidak perlu diragukan lagi soal kemampuan Khofifah-Emil di bidang itu. Khofifah, misalnya, pernah ‘melalang lintang’ di Komisi VI DPR RI dan seterusnya, serta kualitasnya diakui di level internasional. Begitu pula Emil Dardak, selain sukses dalam pembangunan di Trenggalek juga konsultan infrastuktur level internasional.

“Sehingga tidak perlu persiapan atau pelatihan khusus. Forum ini hanya menyampaikan dari apa yang beliau ketahui, sama sekali tidak mempengaruhi jadwal untuk bertemu masyarakat kendati malamnya debat,” katanya.

Selai ini, Gus juga berharap agar debat publik kedua ini bisa berjaya dengan baik dan lancar. Hal yang tak kalah penting lainnya adalah adanya upaya pengalihan topik pembahasan untuk mengalihkan kelemahannya yang sering dilakukan oleh paslon tertentu.

“Makanya siap-siap saja masyarakat melihat isu-isu yang tidak nyambung dengan kondisi yang ada, dan ya anggap saja hiburan di panggung debat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam debat publik kedua ini, KPU Jatim telah menetapkan tema ekonomi dan pembangunan. Debat ini akan dimulai pukul 19.30 WIB dengan disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi seperti Metro TV, Kompas TV, BBS TV, JTV, Radio Republik Indonesia (RRI) dan Radio Elshinta.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Gus Hans: Yang Sebut Debat Tak Penting Berarti Meragukan Paslonnya