alexametrics

Duh, Gara-gara Gambar Paku Beda Ukuran di APK, KPU Disomasi

8 Mei 2018, 23:40:31 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara dituding tidak independen sebagai penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 mendatang.

Tudingan ini disampaikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pijar Keadilan Sumatera Utara. Mereka menilai alat peraga kampanye (APK) yang ditetapkan KPU sudah memihak salah satu paslon. Ketua DPD LSM Pijar Keadilan Sumut, Osborn Siahaan, mengatakan, tudingan itu berdasarkan bukti yang mereka temukan pada APK yang dipasang oleh KPU. 

“Bahwa KPU lakukan kampanye langsung terhadap salah satu Paslon Gubsu. Itu terlihat dari APK yang dikeluarkan oleh KPU. Baik itu spanduk, baliho, umbul-umbul,” katanya, Selasa (8/5). 

Dalam APK tersebut, KPU terkesan menginstruksikan masyarakat untuk memilih paslon nomor urut satu. “Dari APK yang dikeluarkan KPU Sumut itu, terdapat kata ‘coblos’ di luar lingkaran paslon nomor urut satu. Sedangkan, paslon nomor urut dua, tidak ada kata coblos,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, lingkaran yang di dalamnya terdapat nomor masing-masing paslon, juga menunjukkan gambar paku berbeda. 

“Di mana, gambar paku paslon nomor urut satu lebih besar dari pada nomor urut dua. APK KPU itu tertera pada paslon satu, seolah-olah KPU memaksakan, mengimbau, mengajak masyarakat untuk coblos nomor satu. Jelas, visualisasi KPU telah secara langsung mengajak, masyarakat Sumut memilih nomor satu itu,” sebut Orborn.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya pun melakukan somasi terhadap KPU pada Sabtu (5/5). Surat somasi bernomor 0010/DPD-LSM-PK/PK/SU/V/2018 diterima staf KPU. Somasi tersebut, katanya, juga ditembuskan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut, KPU Pusat, Kementerian Dalam Negeri, dan juga masing-masing paslon. 

“Kami menanggapi KPU tidak jujur, tidak independen, atau menduga KPU memihak kepada Paslon nomor urut satu. Akibat itu, ada pihak yang dirugikan, yaitu Paslon nomor urut dua. Isi somasi kami meminta KPU agar mencabut seluruh APK yang telah dipasang, diganti dengan APK yang fair dan independen. Juga minta maaf kepada pihak yang dirugikan,” pungkasnya. 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Duh, Gara-gara Gambar Paku Beda Ukuran di APK, KPU Disomasi