JawaPos Radar

Kotak Kosong Unggul, Paslon Appi-Cicu Gagal Jadi Walkot Makassar?

07/07/2018, 09:33 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kotak Kosong Unggul, Paslon Appi-Cicu Gagal Jadi Walkot Makassar?
Hasil akhir pleno rekapitulasi suara di MaxOne Hotel, jalan Taman Makam Pahlawan, Makassar, Jumat (6/7). (Sahrul Ramadhan/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah menjalani proses panjang, pleno rekapitulasi perolehan suara pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar, berakhir Jumat (6/7) tengah malam tadi.

Hasilnya, pasangan calon (Paslon) tunggal Munafri Arifuddin - Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) gagal menjadi Wali Kota Makassar, periode 2019-2024. Hal itu disebabkan, karena perolehan suara paslon nomor satu itu, kalah telak dari kolom kosong.

Dari 15 total keseluruhan kecamatan, Appi-Cicu hanya berhasil menyapu bersih kemenangan di 2 kecamatan. Salah satu diantaranya bahkan hanya selisih tipis dari lawannya kotak kosong (Koko). Di Kecamatan Manggala, paslon tunggal ini mengantongi 30.384 suara dan Koko hanya memperoleh 27.631suara.

Di kecamatan Tamalate, paslon ini mengantongi 33.817 suara. Selisihnya tipis dari koko yang memperoleh 33.541 suara. Diusung koalisi sepuluh partai politik, paslon tunggal ini hanya bisa meraih 46,77 persen dari total 565.040 suara sah. Sedangkan kolom kosong dominan dengan 53,23 persen.

"Menetapkan pasangan Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi dengan 264.245 suara, dan kolom kosong dengan perolehan 300.795 suara," kata komisioner KPU Makassar Abdullah Manshur saat membacakan surat keputusan rapat pleno, pukul 24.00 Wita, Jumat (6/7) malam tadi.

Sesuai Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 dan Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2018 tentang Pilkada, pasangan calon tunggal di Pilkada harus mengantongi lebih dari 50 persen suara agar bisa menang. Berdasarkan kondisi di Makassar, tidak ada pemenang di Pilkada tahun ini.

Tak ada pemenang, memungkinkan Pilkada Makassar bakap diulang pada Pilkada serentak di periode selanjutnya. Sebab hasil rapat pleno terbuka bersifat final dan mengikat. "Karena di tahun 2019 ada Pemilihan Presiden dan tidak ada Pilkada, maka Pilkada Makassar digelar kembali di tahun 2020," ujar Manshur.

Manshur menyatakan, pihaknya mempersiapkan diri untuk menerima gugatan dari pihak yang tidak menerima hasil dan keputusan ini, dalam hal ini paslon tunggal. Rapat pleno rekapitulasi Pilkada Makassar sendiri, digelar sejak Kamis (5/7). Rapat dipimpin Ketua KPU Makassar Syarif Amir.

Hasil suara juga sempat berubah di Kecamatan Tamalanrea, namun tidak mengubah hasil akhir. Rapat pleno KPU Makassar diwarnai banyak protes. Puncaknya saat saksi Appi-Cicu, Habibie dan Irfan Idham memutuskan 'walk-out' dari arena sidang. Mereka keberatan karena rekapitulasi di kecamatan Bontoala tidak menyertakan salinan form DA1-KWK, atau sertifikat hasil rekapitulasi dan rincian penghitungan suara di setiap tingkatan.

Kedua saksi ngotot berkas yang tercecer itu agar dihadirkan. Komisioner KPU Abdullah Manshur menawarkan solusi karena dikejar tenggat batas rekapitulasi pujul 24.00 Wita. Merujuk Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2018, rekapitulasi hanya bisa dilakukan bisa dengan membandingkan C1 hologram dengan C1 Plano dan KWK.

Belakangan Irfan Idham menganulir 'walk out' dan kembali ke dalam ruangan. Dia memilih mengajukan form keberatan saksi atau DB2-KWK. "Karena proses rekapitulasi di salah satu kecamatan cacat, maka kami anggap secara keseluruhan proses rekapitulasi ini cacat. Kami menolak hasil dan keputusannya," tegas Irfan.

Berikut Hasil rekapitulasi suara Pilkada Makassar :

-Kecamatan Biringkanaya
Paslon: 36.092 suara
Kolom kosong: 39.320 suara

-Kecamatan Sangkarrang
Paslon: 3.261
Koko: 3.645

-Kecamatan Manggala
Paslon: 30.384
Koko: 27.631

-Kecamatan Mamajang
Paslon: 10.886
Koko: 13.407

-Kecamatan Makassar
Paslon: 13.654
Koko: 21.081

-Kecamatan Mariso
Paslon: 11.566
Koko: 12.845

-Kecamatan Tallo
Paslon: 26.297
Koko: 29.122

-Kecamatan Pannakukang
Paslon: 25.069
Koko: 31.108

-Kecamatan Rappocini
Paslon: 29.844
Koko: 32.460

-Kecamatan Tamalanrea
Paslon: 16.912
Koko: 21.138

-Kecamatan Ujung Pandang
Paslon: 3.822
Koko: 7.319

-Kecamatan Tamalate
Paslon: 33.817
Koko: 33.541

-Kecamatan Ujung Tanah
Paslon: 7.362
Koko: 8.317

-Kecamatan Wajo
Paslon: 4695
Koko: 7954

-Kecamatan Bontoala
Paslon: 10584
Koko: 11907

Total
Paslon: 264.245
Koko: 300.795

Total suara sah : 565.040

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up