alexametrics

Ribuan Buruh Sidoarjo: Nomor 1 Yes yang Lain Lewat

7 Juni 2018, 03:35:04 WIB

JawaPos.com – Ada saja ekspektasi para buruh PT Hair Star Indonesia, Sidoarjo. Cukup kreatif, karena rasa senang dan kagumnya terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, mereka menyerukan kalimat nomor 1 yes yang lain lewat pada sebuah kertas karton, Rabu (6/6).

Poster buatan tangan ini di elu-elukan oleh sebagian buruh saat menerima kunjungan Cawagub nomor urut 1, Emil Elestianto Dardak di perusahaannya. Ribuan buruh yang mayoritas kaum hawa ini menyambut gembira kedatangan suami Arumi Bachsin ini.

“Ternyata ganteng ya, lebih ganteng dari posternya,” celetuk salah satu karyawan.

Emil Elestianto Dardak
Calon wakil gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak melayani foto bersamaburuh PT Hair Star Indonesia, Sidoarjo (dok. Timses Media Khofifah-Emil)

Ardian salah satu karyawan di perusahaan pembuat rambut sintetis ini menuturkan bawasanya poster yang dibuatnya merupakan inisiatif pribadinya untuk mendukung Emil dalam Pilgub Jatim. Ia menilai, sosok Emil merupakan tokoh muda yang hebat serat pintar.

“Ini inisiatif sendiri untuk mendukung Kang Emil untuk Jatim 1. Menurut saya Kang Emil ini baik, kan sudah terbukti di Trenggalek. Apalagi melihat hasil debat kemarin beliau sangat luar biasa,” katanya.

“Kami berharap dengan kepemimpinan Ibu Kofifah dan Emil Dardak nantinya, Jawa Timur bisa lebih maju dan tetap memperhatikan kesejahteraan buruh dan kemajuan dunia usaha,” sambung Ardian.

PT Hair Star Indonesia Sidoarjo merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan Wig, yang hasil produksinya mayoritas di ekspor keluar Indonesia. Dengan 3.000 karyawan, PT Hair Star Indonesia mampu memproduksi kurang lebih 300.000 pcs wig setiap bulannya.

Hair Star sendiri sempat memiliki 6.000 pekerja, karena ketatnya persaingan dunia usaha kini karyawan perusahaan ini tinggal separuhnya saja. 

Persaingan usaha dan kondusifitas dunia usaha untuk memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat tentunya tentunya perlu menjadi perhatian pemerintah. Menyikapi hal ini Doktor lulusan Jepang ini menegaskan pada prinsipnya Pemerintah harus bisa membawa keadilan bagi semua pihak.

“Kita ingin bersama-sama Jawa Timur bisa berdaya saing dan bisa mensejahterakan para pekerjanya. Tentunya daya saing ini akan diukur dengan pertimbangan-pertimbangan yang salah satunya daya saing.” kata Emil.

“Seperti yang saya katakan tadi, daya saing ini adalah kompleks, selain upah kita juga banyak membahas terkait peningkatan kesejahteraan pekerja dalam beberapa hal sepertihalnya terjangkaunya akan kesehatan serta pendidikan yang gratis dan berkualitas Tis Tas,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut, Emil, juga perlu adanya peningkatan kualitas para tenaga kerja. Hal itu harus diperhatikan agar para pekerja bisa mengimbangi kemajuan teknologi.

“Kita punya BLK, namun fokusnya masih kepada masyarakat yang belum pernah kerja saja. Ke depan kita juga harus bisa memikirkan peningkatan kualitas pekerja untuk bisa mengembangkan potensinya untuk menjawab tantangan-tantangan kedepan sepertihalnya datangnya revolusi industri ke-4,” tandas Waketum APKASI ini.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (arm/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Ribuan Buruh Sidoarjo: Nomor 1 Yes yang Lain Lewat