alexametrics

Djarot Diuntungkan dengan Sebutan Edy soal ‘Pencari Kerja’

7 Juni 2018, 22:30:57 WIB

JawaPos.com – Dinamika Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) semakin memanas jelang pencoblosan. Bahkan, pernyataan bermuatan sindiran pun tak terelakkan.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Kota Medan, Bakhrul Khair Amal mengatakan, pernyataan Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada media massa yang menyebut calon gubernur nomor urut dua, Djarot Syaiful Hidayat sebagai sosok ‘pencari kerja’ di Sumut adalah politik identitas.

Menurutnya, politik identitas yang digunakan Edy Rahmayadi sudah tidak mempan jika dilakukan jelang pemilihan. “Jelang pencoblosan seperti sekarang, isu yang masih mengedepankan identitas secara pribadi sudah tidak efektif lagi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (7/6).

Mantan Komisioner KPU Medan ini menjelaskan, para kandidat gubernur saat ini seharusnya lebih mengedepankan perang gagasan yang sifatnya lebih objektif. Hal ini, mengingat masa pencoblosan akan berlangsung dalam 20 hari ke depan.

“Masyarakat Sumut ini sangat rasional. Kalau mendekati hari-H masih serangan personal yang dikedepankan, maka akan membuat masyarakat antipati. Antipati kepada si penyerang karena dinilai jauh dari etika kesopanan,” ujarnya.

Bakhrul menyebutkan, cara berpikir masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan dalam memandang agenda Pilgub Sumut tidak dapat lagi dipengaruhi dengan mengedepankan hal-hal yang bersifat subjektif, seperti serangan-serangan tehadap personal. Upaya mempertajam isu-isu kedaerahan menurutnya tidak lagi efektif karena masyarakat Sumut sangat heterogen.

“Artinya, setiap orang saling memiliki keterikatan baik suku maupun agama dengan siapa saja yang menjadi kandidat. Nah persoalannya, ikatan kekerabatan karena kesamaan suku misalnya, itu juga masih sangat lekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam acara buka puasa bersama wartawan Rabu (6/6), Edy Rahmayadi yang berpasangan dengan Musa Rajekshah menyebut rivalnya, Djarot Saiful Hidayat sebagai orang yang sedang mencari kerja di Sumut.

“Saya sudah bilang ke Djarot, jangan ganggu kami. Kalau mau melamar kerja, silakan. Orang Sumut welcome. Tapi, kalau mau memecah belah, saya akan libas,” ujar Edy di hadapan awak media.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Djarot Diuntungkan dengan Sebutan Edy soal 'Pencari Kerja'