alexametrics

Ini Gaya Gus Ipul Nguleg Sambal di Festival Makan Sidoarjo

7 Mei 2018, 14:04:06 WIB

JawaPos.com – Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengunjungi Festival Makan 1,5 ton ikan nila di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (6/5) malam. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu nampak piawai meracik dan nguleg sambal untuk pendamping makan nila.

Diikuti oleh para warga setempat, Gus Ipul diundang sebagai salah satu Ketua PBNU. Bersama sang istrinya, Fatma Saifullah Yusuf, Gus Ipul meracik sambal khas buatannya. Kombinasi bumbu juga dia pilih sendiri. Mulai dari cabai, bawang, tomat, terasi, garam, dan beberapa bumbu lainnya ia susun secara acak di atas cobek. 

Tak lama berselang dia meraih ulegan dan langsung menggilingnya sendiri. “Ibu lihat saja. Kali ini saya yang buatkan sambalnya,” canda Gus Ipul kepada sang istri yang berada tepat di sisinya seperti rilis yang diterima JawaPos.com, Senin (7/5).

Gus Ipul
Gus Ipul terlihat asyik bercengkrama sewaktu meghadiri Festival Makan di Sidoarjo (dok. Timses Media Gus Ipul-Puti)

Aksi Gus Ipul nguleg sambel memantik tawa warga masyarakat yang mayoritas ibu-ibu. Di sela menumbuk cabai, Gus Ipul tak segan menghentikan mengulek sambal untuk sekadar mencicipi hasil racikannya. “Kurang garam,” ujar Gus Ipul yang lantas meraih garam sebelum melanjutkan ulegannya. 

Ketokane enak tenan Gus (kelihatannya enak sekali Gus),” gurau seorang ibu yang juga di dekatnya. Terakhir, ia menguleg ikan nila di atas cobek yang berisi sambel dan jadilah nila penyet khas Gus Ipul. 

Selesai menumbuk, dia mengajak sang istri untuk mencoba sambal yang masih berada di atas cobek. “Lumayan,” puji Fatma usai mencicipi sambal hasil suaminya. 

“Lumayan asinnya,” sahut Gus Ipul mendengar jawaban Fatma yang disambut tawa masyarakat yang hadir. Gus Ipul mengapresiasi festival ikan yang menghabiskan 1,5 ton ikan nila ini. Sebab, hanya dengan mengandalkan swadaya masyarakat, festival ini sukses digelar.

“Melalui kerja sama, acara ini sukses digelar. Memang, kini adalah waktu untuk kolaborasi. Saat ini memang menjadi era kerjasama,” kata pria asal Pasuruan tersebut.

Ke depan, dengan menggunakan kolaborasi inilah, desa wisata berbasis partisipasi masyarakat ini akan dikembangkan. Misalnya, di desa Banjarpanji yang akan dibangun wisata berbasis air dengan terdiri dari kolam pemancingan ikan hingga wahana permainan air.

Peletakan batu pertama oleh Bupati Sidoarjo, Saiful Illah, untuk pembangunan Water Park pun dilakukan di sela festival tersebut. Pembangunan wahana ini menggunakan anggaran dari patungan warga yang dibantu oleh pihak sponsor dan juga perbankan. 

Gus Ipul pun mengapresiasi desa wista yang digagas, dibuat, dan dikelola oleh masyarakat sendiri tersebut. “Jadi, ini adalah contoh dari rakyat, untuk rakyat. Rakyat yang patungan sebenarnya sedang investasi untuk menghadirkan atraksi hiburan. Ke depan, mereka akan mendapat ganti untung,” ungkap mantan Ketua Umum GP Ansor tersebut.

Untung tersebut akan dikelola oleh masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Memang, pengelolaan yang dilakukan oleh desa lebih baik dibandingkan oleh pihak swasta. Sebab, untung bisa dinikmati warga desa sekaligus menyerap lapangan kerja,” tutup cagub nomor urut 2 tersebut.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Ini Gaya Gus Ipul Nguleg Sambal di Festival Makan Sidoarjo