JawaPos Radar

Kunjungi Kanoman, Kang Emil Klaim Punya Trah Silsilah Sunan Gunungjati

07/03/2018, 19:47 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ridwan Kamil
Calon gubernur, Ridwan Kamil, didampingi pihak Kesultanan Keraton Kanoman, Ratu Raja Arimbi mengunjungi salah satu situs sejarah bangunan pertama di Cirebon, Wiyana, Rabu (7/3). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengklaim memiliki silsilah keturunan dengan penyebar ajaran Islam pertama di Jawa Barat, Syekh Syarif Hidayatullah atau yang dikenal dengan nama Sunan Gunungjati.

Di depan Sultan Kanoman XII Pangeran Raja Muhamad Emirudin, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, mengaku memiliki trah dari Sunan Gunungjat dari sang istri Sunan Gunungjati yang berasal dari Banten, Nyi Mas Kawunganten. 

Emil mengatakan garis silsilah keturunannya berasal dari Nyi Mas Kawunganten, Banten. Nyi Mas Kawunganten adalah leluhur dari orang tua ayahnya, KH Muhidin.

"Jadi, ayah dari kakek saya itu seorang kiai, atau seorang ulama, tokoh NU yang punya 8 pesantren di Banten, Jawa Barat," ujar Emil saat berkunjung di Keraton Kesultanan Kanoman, Rabu (7/5).

Keterikatan sejarah dan darah Cirebon yang dimilikinya, menurut Emil berasal dari buyut yang juga merupakan seorang penyebar Islam di Garut, yakni Syekh Fattah Rahmatullah. Sedangkan Syekh Fattah Rahmatullah merupakan keturunan dari Maulana Hasanuddin.

Lanjut Emil menerangkan, Maulana Hasanuddin merupakan hasil pernikahan antara Sunan Gunungjati dengan Nyi Mas Kawunganten. "Setelah ditelusuri, ternyata saya punya keterikatan darah yang datangnya dari Banten dan Cirebon. Ini yang membuat saya ingin mengenal Cirebon dari aspek sejarah dan kebudayaannya," tutur Emil.

Dalam kunjungannya di Keraton Kanoman, Emil menegaskan ingin mengenal lebih dalam sejarah dan tradisi Cirebon. Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan sejarah. Emil mengatakan di Jawa Barat sendiri ada sekitar 600 situs ziarah. Dari jumlah itu sebagian besar berada di Cirebon.

"Jika takdir menghendaki saya terpilih menjadi gubernur, saya ingin mengembangkan potensi sejarah dan budaya di Jawa Barat agar tetap dilestarikan," terang dia.

Sementara itu, Juru Bicara Keraton Kanoman, Raja Ratu Arimbi Nurtina menyampaikan bahwa Kesultanan Kanoman menginginkan siapa pun yang akan menjadi gubernur di Jawa Barat harus bisa mempertahankan eksistensi keraton.

Karena di dalam keraton di dalamnya terdapat banyak sekali warisan sejarah dan khazanah nilai-nilai luhur budaya. Sehingga karakter kearifan lokal bisa tetap terjaga dan lestari.

"Keraton bukan hanya memiliki potensi yang mendukung kepariwisataan. Namun juga di dalamnya banyak nilai budaya, sejarah dan kearifan lokal yang tetap perlu dilestarikan," ujar Arimbi.

(wiw/JPC)

Alur Cerita Berita

Cawagub Jabar Ahmad Syaikhu Berduka 07/03/2018, 19:47 WIB
Kang Emil: Kalau Terlena Kita Kalah 07/03/2018, 19:47 WIB
Demokrat Usung Dede Yusuf?  07/03/2018, 19:47 WIB
Nasdem Siap Menangkan Ridwan Kamil  07/03/2018, 19:47 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up