alexametrics

Gus Ipul-Puti Diyakini Mampu Wujudkan Pendidikan Gratis

7 Februari 2018, 17:41:24 WIB

JawaPos.com – Bakal Calon Gubernur-Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacagub-bacawagub) Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno menggulirkan wacana pendidikan gratis tingkat SMA/SMK. Kebutuhan anggaran untuk program tersebut diperkirakan Rp 121 miliar setiap bulan.

Pakar Kebijakan Publik dan Perencanaan Pembangunan Universitas Brawijaya Andy Kurniawan merespons wacana tersebut. Menurutnya, program pendidikan gratis tingkat SMA/SMK tidak mustahil terwujud.

Andy memprakirakan, anggaran yang dibutuhkan per tahun sebesar Rp 1,4 triliun. “Skema itu di luar gaji guru. Pertama yang harus diperhatikan adalah kapasitas fiskal,” kata Andy, Rabu (7/2).

Tahun ini, kekuatan APBD Jatim sekitar Rp 30 triliun. Sesuai perintah UUD 1945 dan UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, anggaran pendidikan dipatok 20 persen APBN dan APBD. Sementara pada 2016, Pemprov Jatim mengalokasikan 1,7 persen untuk pendidikan di luar gaji guru. “Bahkan ini di bawah Sumatera Selatan yang mematok dua persen,” tambah Andy.

Variabel kedua adalah dengan menghitung kebutuhan biaya operasional di seluruh daerah. Untuk satu siswa SMA Negeri dibutuhkan Rp 3 juta. Lalu SMK Negeri (non-teknik) Rp 3,5 juta per siswa, dan Rp 4 juta untuk SMK Negeri (teknik) per siswa. “Itu keperluan biaya per tahun ya,” terang Andy.

Andy menganalisis, biaya SPP tiap siswa SMA per bulan saat ini paling rendah berkisar Rp 95 ribu. Sedangkan yang tertinggi berada di angka Rp 135 ribu. Kemudian SPP siswa SMK non-teknik antara Rp 130 ribu hingga Rp 175 ribu per bulan. Untuk biaya SPP SMK teknik berkisar Rp 170 ribu hingga Rp 215 ribu.

Dengan proporsi itu, Andy membuat simulasi sederhana. Yaitu, biaya riil (SPP dan biaya operasional) dikalikan jumlah siswa. Kemudian dikurangi bantuan BOS kali jumlah siswa. Jumlah siswa SMA/SMK di Jatim 522 ribu orang. Maka dibutuhkan Rp 121 miliar tiap bulan atau Rp 1,4 triliun per tahun.

Variabel ketiga yaitu metode penganggaran realistis. Kalau melihat APBD Jatim sekarang, setidaknya harus dinaikkan anggaran pendidikan di luar gaji guru dari 1,7 persen menjadi 10 persen. Atau dari Rp 3 triliun menjadi Rp 30 triliun.

“Ini agar pendidikan gratis bisa dijalankan tanpa mengganggu kekuatan APBD Jatim. Jadi sebenarnya ini sangat bisa. Ide Gus Ipul dan Puti itu patut diapresiasi,” tutur Andy.

Sebelumnya, gagasan pembebasan biaya pendidikan SMA/SMK dilontarkan Puti Guntur Soekarno beberapa waktu lalu. Komitmen itu ditetapkan dalam dokumen visi misi pencalonan.

Berdasar UU 23/2014, Pemprov Jatim memang diberi wewenang mengelola SMA/SMK. Sedang kota/kabupaten diberi wewenang mengelola pra-sekolah, SD, dan SMP. “Saya dan Gus Ipul berketetapan hati untuk menjalankan agenda pro-rakyat. Salah satunya pembebasan biaya pendidikan,” ujar Puti beberapa saat lalu.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Gus Ipul-Puti Diyakini Mampu Wujudkan Pendidikan Gratis